Wika Kantongi Pendapatan Rp 3,92 Triliun pada Kuartal I 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencatat penurunan pendapatan dan laba sepanjang kuartal I 2021.

Mengutip dari laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) meraup pendapatan bersih Rp 3,92 triliun selama tiga bulan pertama 2021. Perolehan pendapatan itu turun 6,54 persen dari periode tiga bulan pertama 2020 sebesar Rp 4,19 triliun.

Beban pokok pendapatan tercatat turun tipis 0,9 persen menjadi Rp 3,65 triliun pada kuartal I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,69 triliun. Laba kotor tercatat Rp 268,45 miliar pada kuartal I 2021. Perolehan laba itu merosot 47,24 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 508,82 miliar.

Perseroan mampu menekan beban usaha pada kuartal I-2021. Beban usaha turun menjadi Rp 63,24 miliar pada kuartal I-2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 188,70 miliar. Perseroan mencatat beban penjualan turun dari Rp 2,32 miliar menjadi Rp 1,50 miliar.

Beban umum dan administrasi susut menjadi Rp 168,83 miliar dari periode kuartal I 2020 sebesar Rp 192,35 miliar. Perseroan mencatat kenaikan pendapatan lain-lain 362,30 persen menjadi Rp 248,13 miliar pada kuartal I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 53,67 miliar.

Laba usaha tercatat naik 3,61 persen dari Rp 320,11 miliar pada kuartal I 2020 menjadi Rp 331,69 miliar pada kuartal I 2021. Tercatat laba bersih perseroan mencapai Rp 105,11 miliar pada kuartal I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 152,36 miliar.

Perseroan mencatat laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp 78,16 miliar pada kuartal I 2021 atau turun 21,21 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 99,21 miliar.

Laba bersih per saham dasar turun menjadi 8,72 pada kuartal I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya 11,07. Total liabilitas perseroan tercatat turun menjadi Rp 45,06 triliun pada kuartal I 2021. Ekuitas perseroan mencapai Rp 16,76 triliun.

PT Wijaya Karya Tbk mencatat aset turun menjadi Rp 61,82 triliun pada kuartal I 2021 dari 31 Desember 2020 sebesar Rp 68,10 triliun.

Gerak Saham WIKA

Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11).  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham WIKA melemah 1,63 persen ke posisi Rp 1.205 per saham pada penutupan perdagangan Jumat, 28 Mei 2021. Saham WIKA dibuka naik lima poin ke posisi Rp 1.230 per saham. Saham WIKA bergerak di kisaran Rp 1.200-Rp 1.240 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 2.789 kali dengan nilai transaksi Rp 17,2 miliar.

Saham WIKA merosot 39,28 persen ke posisi Rp 1.205 per saham sepanjang tahun berjalan 2021. Saham WIKA berada di posisi tertinggi Rp 2.450 dan terendah Rp 1.200 per saham. Total frekuensi perdagangan 836.056 kali dengan nilai transaksi Rp 8,3 triliun.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini