Wika: Pembentukan "task force" bakal percepat realisasi kereta cepat

Risbiani Fardaniah

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika menilai pembentukan tim satuan tugas khusus (task force) kereta cepat Jakarta-Bandung dapat mempercepat pembangunan proyek tersebut.

"Itu bagus untuk mempercepat sebuah program, memang harus begitu," ujar Direktur Utama Wika Tumiyana di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan Wika telah masuk ke dalam task force kereta cepat Jakarta-Bandung tersebut.

"Iya kita masuk task force, karena memang kita yang punya konsesi dalam sebagian proses itu," kata Tumiyana.

Sebelumnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan pihaknya telah membentuk tim taskforce untuk memperlancar pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang ditargetkan beroperasi pada 2021.

Baca juga: Menteri BUMN kebut pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung

Erick mengatakan pada konsep taskforce tersebut rapat untuk isu penting akan diadakan setiap dua minggu sekali dan rapat membahas finansial diselenggarakan bulanan.
Ia mengaku dalam tim tersebut tidak ada hirarki karena pimpinannya dipegang langsung oleh Direktur Utama KCIC (Kereta Cepat Indonesia China) sehingga posisi menteri dan wakil menteri hanya sebagai anggota dalam tim percepatan pembangunan kereta itu.

Erick berharap melalui pembentukan tim satuan tugas khusus tersebut bisa semakin memperlancar pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung sehingga tidak akan tertunda seperti pembangunan kereta MRT dan LRT.

Baca juga: Wika: Progres kereta cepat Jakarta-Bandung capai 38 persen