Wilayah Penyangga Ingin Gabung ke Solo, Gibran: Lah Kok Enak Banget Ngomongnya

Merdeka.com - Merdeka.com - Belakangan dunia maya kembali diramaikan dengan pernyataan menggelitik Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Putra sulung Presiden Jokowi itu kembali menanggapi cuitan warganet melalui akun Twitter @tonok_bc.

Pengelola akun tersebut mengusulkan agar sejumlah wilayah penyangga yakni Kecamatan Kartasura Sukoharjo, Kecamatan Colomadu Karanganyar dan Kecamatan Ngemplak, Boyolali masuk wilayah administrasi Kota Solo. Ketiga wilayah ini memang saat ini tumbuh menjadi perkotaan yang memiliki peran penting bagi Kota Bengawan.

Akun Twitter @tonok_bc meminta agar ketiga wilayah masuk dalam administrasi Kota Solo, agar pembangunan di ketiga kota terintegrasi dan berkesinambungan.

"Kartasura, Colomadu, Ngemplak (Boyolali) idealnya masuk admin Solo. Biar pembangunan lebih terintegrasi & berkesinambungan. Kalo mayoritas warga kompak mendukung tuk bergabung, saya yakin bisa," tulis pengelola akun Twitter @tonok_bc, yang diunggah 10 September lalu.

Cuitan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari akun Twitter resmi Gibran, @gibran_tweet. Menurut suami Selvi Ananda, permintaan tersebut sulit untuk direalisasikan.

"Ya gak semudah itu Pak," katanya singkat.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Gibran juga memberikan jawaban serupa. Menurutnya, ia tidak mempunyai kewenangan mengenai hal tersebut.

"Lha kok penak men ngomong ngono," ujar Gibran, Senin (12/9).

Gibran menegaskan jika dirinya tidak memiliki kewenangan untuk menentukan pemekaran atau penambahan wilayah. Menurutnya, wilayah Kota Solo seperti yang ada saat ini.

"Ya nggak bisa gitu. Kok kenapa, yang menentukan bukan saya. Wilayahe yo semene thok (wilayahnya ya seperti ini saja)," tandasnya.

"Keputusannya kan bukan di saya," imbuhnya menegaskan.

Gibran tak menampik jika selama ini banyak keluhan maupun aduan warga dari ketiga wilayah yang salah alamat. Meski berada di kabupaten lain, namun keluhan dan aduan sering dialamatkan ke dirinya maupun dinas terkait Kota Solo.

"Tapi memang harus kita aku, tiap hari itu masih sering sekali keluhan keluhan warga yang nyasar kaya gitu. Dari Colomadu, Solo Baru, Palur. Kalau saya sih siap siap bantu saja. Kalau ada keluhan ya saya sampaikan ke pimpinan pimpinan terkait. Saya kan nggak boleh lancang,"katanya.

Gibran mengaku setiap hari menerima keluhan dari warga di sekitar Kota Solo. Baik melalui pesan WhatsApp, Twitter maupun direct massage (DM) melalui Instagram.

"WA ada DM - DM ada, Twitter ada. Yo bendino (tiap hari) ada, biasalah," pungkasnya.

Sekedar diketahui, wilayah Ngemplak Boyolali terdapat Bandara International Adi Soemarmo sebagai pintu keluar masuk Kota Solo. Demikian juga sejumlah pintu tol juga terdapat di wilayah tersebut selain Karanganyar. Sementara wilayah Colomadu, Kartasura, Solo Baru Sukoharjo tumbuh pesat menjadi penopang kota Solo.

Selain pabrik serta perusahaan yang menjamur, ketiga wilayah juga dilengkapi pertambahan pesat beberapa sektor penting. Baik perhotelan, pendidikan, pariwisata serta sektor perekonomian lainnya. [eko]