Wimar Witoelar di Mata Khofifah: Cerdas, Pemberani, Humoris

·Bacaan 2 menit

VIVA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut berduka atas meninggalnya Wimar Witoelar, mantan juru bicara Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Bagi Khofifah, Wimar merupakan sosok yang cerdas, pemberani, dan humoris. “Turut berduka atas meninggalnya Bapak Wimar Witoelar, mantan juru bicara Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid,” tulis Khofifah di akun Instagramnya, @khofifah.ip, Rabu, 19 Mei 2021.

Khofifah juga mengunggah foto Wimar Witoelar semasa hidup dengan gaya khasnya. Dalam foto itu, Wimar tampak mengenakan kaus warna abu-abu dibalut rompi warna hijau. Kacamata menempel di bagian matanya. Sementara rambutnya sudah memutih dan tidak kribo seperti gaya rambut khasnya dulu-dulu. Ia terlihat tersenyum.

“Semoga semua amal ibadah almarhum diterima Allah SWT, diampuni dosa-dosanya, dilapangkan kuburnya dan dimasukkan ke surga-Nya. Serta keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dam ketabahan, dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Amin,” tulis Khofifah.

Tak lupa Ketua Umum Muslimat NU itu menuliskan sosok Wimar Witoelar semasa hidup. Khofifah bisa jadi salah satu orang yang berhubungan dengan almarhum semasa hidup. Sebab, saat Gus Dur menjadi presiden, Khofifah juga salah satu orang yang turut mendampingi, juga sebagai menteri kala itu.

“Bagi saya, almarhum adalah sosok manusia yang cerdas, kritis, pemberani, sekaligus humoris. Selamat jalan, Pak WW,” ujar Khofifah.

Wimar Witoelar merupakan anak dari lima bersaudara Raden Achmad Witoelar Kartaadipoetra dan Nyi Raden Toti Soetimah Tanoekoesoemah. Istri Wimar Witoelar adalah Suvatchhara Witoelar yang meninggal pada 7 April 2003. Wimar dikaruniai dua anak yaitu Satya tulaka Witoelar dan Aree Widya Witoelar.

Semasa hidup, Wimar banyak bergelut sebagai jurnalis dan seorang kolumnis yang rajin menulis di surat kabar nasional maupun international. Artikelnya banyak ditemukan di Today, Business Week, News Week, Australian Financial Review. Dia juga kerap kali muncul di layar televisi bahkan ia kerap menjadi komentator di televisi seperti ABC, CNBC dan CNN.

Wimar juga kerap dipercaya untuk menjadi pembicara di berbagai acara international dalam bidang ilmu politik dan ekonomi di luar negeri, seperti di Sydney, London, Washington, New York dan Singapura.

Wawasan dan kemampuannya berkomunikasi dengan baik, juga cenderung jenaka, membuat Gus Dur tertarik untuk menggaetnya sebagai juru bicara presiden. Saat itu Istana Negara dan segala isu yang menyeliputinya acap diselingi joke-joke yang mampu mencairkan suasana panas perpolitikan Indonesia.

Wimar Witoelar meninggal dunia pada Rabu, 19 Mei 2021, sekitar pukul 09.00 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta. Pria yang merupakan Pemilik Biro Konsultan IMX itu sebelumnya dikabarkan kritis beberapa hari karena penyakit sepsis. Ia meninggal dalam usia 75 tahun.