Windows 11 Bikin Sejumlah PC dengan Prosesor AMD Alami Masalah Performa

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Microsoft telah menggulirkan Windows 11 sejak beberapa hari lalu. Namun dari laporan, sistem operasi baru ini ternyata masih ada masalah, salah satunya pada PC yang menggunakan prosesor besutan AMD.

Dikutip dari The Verge, Sabtu (9/10/2021), dalam beberapa kasus, Windows 11 yang dipasang pada PC dengan prosesor AMD ternyata berakibat pada menurunnya performa. AMD dan Microsoft pun disebut sudah mengetahui masalah ini.

Kedua perusahaan mengatakan ada dua masalah utama pada PC dengan AMD Ryzen yang menjalankan Windows 11. Masalah pertama adalah Windows 11 mengakibatkan L3 cache latency hingga tiga kali lipat.

Kondisi ini disebut mengurangi performa beberapa aplikasi menurun sekitar 3 hingga 5 persen. Sejumlah game yang disebut AMD biasa untuk kebutuhan esports menurun sekitar 10 hingga 15 persen.

Windows 11 juga bermasalah dengan teknologi 'preferred core' AMD yang digunakan untuk memindahkan thread ke core tercepat pada sebuah prosesor. Karenanya, pengguna akan merasakan masalah kinerja, khususnya pada prosesor dengan delapan inti.

Terkait masalah ini, baik AMD dan Microsoft mengaku tengah menyelidiki dan akan menghadirkan solusi melalui pembaruan software. Keduanya berjanji solusi masalah ini akan dirilis pada akhir Oktober 2021.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Windows 11 Resmi Rilis, Ini Deretan Fitur Baru dan Cara Downloadnya

Tampilan Baru Microsoft Store Windows 11. (Microsoft Store)
Tampilan Baru Microsoft Store Windows 11. (Microsoft Store)

Untuk diketahui, pada 5 Oktober 2021, Microsoft merilis sistem operasi Windows 11 ke sejumlah pengguna. Jika kamu pengguna Windows 10, dapat upgrade ke Windows 11 secara gratis.

Sebelum mengunduh, kamu perlu mengetahui perangkat lunak Microsoft yang terbaru ini. Dilansir CNET, Selasa (5/10/21), pastikan apakah PC Windows 10 kamu sudah memenuhi syarat untuk upgrade secara gratis ke Windows 10.

Jika kamu belum menjadi pengguna Windows 10, tidak perlu khawatir karena ada cara untuk mengunduh Windows 10 secara gratis yang masih berfungsi. Namun, peluncuran Windows 11 ini akan dilakukan secara bertahap.

PC yang memenuhi syarat akan mendapatkan peningkatan terlebih dahulu. Selain itu, semua perangkat yang kompatibel diharapkan akan menerima pada pertengahan 2022, tergantung dengan usia perangkat.

Fitur Baru

Tampilan Menu Start di WIndows 11 (Microsoft)
Tampilan Menu Start di WIndows 11 (Microsoft)

Windows 11 menampilkan desain baru yang ramping dengan warna pastel, sudut membulat, suara startup baru, dan tampilan keseluruhan yang lebih mirip Mac.

Dalam Windows 11 akan menemukan banyak fitur desktop baru, seperti widget yang dapat memberikan kamu informasi sekilas, dan pembuatan desktop virtual yang lebih mudah.

Dikutip CNet, pada konferensi pengembangan Microsoft Build pada 25 Mei, CEO Microsoft Satya Nadella, mengatakan perusahaan sedang merencanakan salah satu pembaruan Windows paling signifikan dalam dekade terakhir, dan perubahan besar akan terjadi untuk 1,3 miliar pengguna OS di 2021.

Dalam peluncuran virtualnya, Microsoft juga sempat mendemonstrasikan aplikasi TikTok yang berjalan di Windows 11. Dalam tampilannya, Microsoft Store juga mencantumkan aplikasi Ring, Yahoo, Uber, dan lainnya.

Microsoft Store menampilkan beberapa kategori, seperti rekomendasi film dari Disney+, Microsoft 365, Android Apps, kumpulan games, hingga Essential Apps.

Pada bagian Android Apps, Microsoft menampilkan beragam aplikasi Android melalui Amazon Appstore.

Kendati demikian, belum jelas berapa banyak perangkat yang kompatibel dengan aplikasi Android di Windows 11, karena perangkat keras perlu mendukung teknologi Intel Bridge.

Meski begitu, langkah integrasi aplikasi Android langsung ke Windows adalah perubahan yang signifikan.

(Dam/Ysl)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel