Winger Persebaya Masuk Daftar 60 Wonderkid Terbaik Dunia, Sejajar dengan Pemain Juventus

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya kembali mengukir catatan gemilang dalam urusan pemain muda. Winger muda Marselino Ferdinan masuk dalam daftar 60 wonderkid terbaik dunia yang dirilis oleh media Inggris, The Guardian, Kamis (6/10/2021).

Pelatih Persebaya, Aji Santoso, turut senang mendengar kabar tersebut. Artinya, daftar itu membuktikan bahwa kualitas pemain pilihan jebolan kompetisi internal Persebaya juga diakui di level internasional.

“Itu harus jadi motivasi buat Marsel. Dia masuk 60 pemain muda berbakat dunia. Tapi itu bukan akhir, dia harus latihan lebih keras, lebih serius,” kata pelatih asli Malang itu.

Adik Dari Oktafianus Fernando itu disejajarkan dengan wonderkid Lazio, Luka Romero. Lalu terdapat pula pemain muda Borussia Dortmund, Youssoufa Moukoko. Tak ketinggalan masuk pula nama Elias Solberg yang merupakan wonderkid milik Juventus.

Marselino tercatat telah membukukan lima penampilan di BRI Liga 1 2021/2022 bersama Persebaya Surabaya dan semuanya sebagai pengganti. Dia menjalani debutnya di usia 17 tahun saat Bajul Ijo menang 3-1 atas Persikabo 1973 (11/9/2021).

Ulasan The Guardian

Striker Persebaya Surabaya, Marselino Ferdinan (tengah) berusaha melewati hadangan striker PS Sleman, Saddam Emiruddin Gaffar dalam laga Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (7/4/2021). Persebaya kalah 0-1 dari PS Sleman. (
Striker Persebaya Surabaya, Marselino Ferdinan (tengah) berusaha melewati hadangan striker PS Sleman, Saddam Emiruddin Gaffar dalam laga Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (7/4/2021). Persebaya kalah 0-1 dari PS Sleman. (

The Guardian merupakan media yang selalu merilis daftar wonderkid-wonderkid terbaik di dunia setiap tahunnya. Nama-nama besar seperti Vinicius Junior, Jadon Sancho, Takefusa Kubo, hingga Pedri pernah masuk dalam daftar ini.

Dalam rilisan terbaru ini, terdapat beberapa deskripsi mengenai sosok Marselino yang mungkin masih asing di sepak bola internasional. Marselino ditulis sebagai pemain yang memiliki skill mumpuni dan berpotensi menjadi bintang besar di masa depan.

“Setelah melakukan debut untuk Persebaya hanya dua hari setelah ulang tahunnya yang ke-17, dan menjadi yang termuda yang pernah tampil untuk klub, pelatihnya Aji Santoso mengatakan bahwa masa depan remaja itu sangat cerah selama dia terus bekerja keras,” tulis The Guardian.

“Pemain nomor 10, yang juga bisa bermain melebar, memiliki semua yang diperlukan—keseimbangan, kontrol ketat, teknik—dan kepercayaan diri untuk menjadi bintang besar di negara pecinta sepak bola ini.”

“Mungkin kesalahan mencoba melakukan terlalu banyak pada waktu-waktu tertentu, Marselino juga, seperti yang dikatakan pelatihnya, terkadang perlu memperlambat dalam hal pengambilan keputusan. Momentum itu pasti akan datang seperti yang akan lebih banyak lagi.”

Ikuti Jejak Egy Maulana Vikri

Gelandang Indonesia, Egy Maulana Vikri, saat melawan Yordania pada laga persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Jawa Barat,  Sabtu (13/10/2018). Indonesia menang 3-2 atas Yordania. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Gelandang Indonesia, Egy Maulana Vikri, saat melawan Yordania pada laga persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Jawa Barat, Sabtu (13/10/2018). Indonesia menang 3-2 atas Yordania. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pemain Indonesia yang terakhir masuk daftar tersebut adalah Egy Maulana Vikri. Itu terjadi empat tahun yang lalu atau lebih tepatnya pada 2017. Saat ini Egy masih menjadi salah satu pemain Indonesia yang meniti karier profesionalnya di Eropa.

Aji Santoso juga mengingatkan Marsel agar tidak cepat puas. Justru, dengan bakat yang sudah diakui secara global harus membuatnya bekerja lebih keras untuk mencapai impiannya.

“Percuma kalau sudah masuk daftar wonderkid tapi tidak membuktikan diri. Tidak ada artinya nanti. Perjalan dia masih sangat panjang,” imbuhnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel