Wireless Charger Xiaomi Ini Mampu Isi Daya Smartphone dari Jarak Jauh

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Xiaomi mungkin akan segera merilis inovasi barunya. Bukan smartphone, melainkan teknologi remote wireless charging alias pengisian daya nirkabel yang bisa mengisi daya smartphone dari jarak jauh.

Dilaporkan XDA Developer, Xiaomi memamerkan lompatan teknologi remote wireless charging yang bisa mengisi daya perangkat tanpa adanya kontak atau sentuhan.

Bahkan seperti dikutip dari Engadget, Minggu (30/1/2021), pengisian daya smartphone dengan teknologi remote wireless charging ini bisa dilakukan dari jarak beberapa meter. Produk ini digadang-gadang hadir dengan nama Mi Air Charge Technology.

Memang, pengisian daya nirkabel dari jarak jauh bukanlah teknologi yang pertama ada. Sebelumnya juga sudah ada inovasi teknologi serupa, salah satunya Energous WattUp.

Namun dari sekian banyaknya teknologi remote wireless charging, belum ada satu pun yang hadir di pasaran.

Tak Umumkan Tanggal Perilisan

Xiaomi memperkenalkan teknologi pengisian daya nirkabel jarak jauh Mi Air Charge Technology (Foto: @xiaomi).
Xiaomi memperkenalkan teknologi pengisian daya nirkabel jarak jauh Mi Air Charge Technology (Foto: @xiaomi).

Sejauh ini pun, Xiaomi belum menghadirkan Mi Air Charge Technology ini ke pasaran.

Perusahaan juga tidak membicarakan tanggal spesifik peluncurannya atau smartphone apa saja yang kompatibel dengan teknologi ini.

"Kami gembira menghadirkan kteknologi pengisian daya Mi Air Charge Technology! Isi berbagai perangkat secara simultan ketika kamu tengah bermain gim, berjalan, atau melakukan sesuatu. Tak perlu kabel! Lompatan baru dalam teknologi pengisian daya nirkabel!" kata Xiaomi dalam cuitan akun @xiaomi.

Xiaomi hanya memamerkan demo produk membicarakan tentang 17 paten yang dimilikinya terkait produk ini. Jumlah paten yang lebih banyak ketimbang produsen smartphone lainnya.

Tawarkan Isi Daya untuk Lebih dari 1 Perangkat Sekaligus

Suasana di lantai 1 kantor Xiaomi di Maofanglu Road, Beijing, Tiongkok. Liputan6.com/Agustin Setyo Wardani
Suasana di lantai 1 kantor Xiaomi di Maofanglu Road, Beijing, Tiongkok. Liputan6.com/Agustin Setyo Wardani

Yang perlu diketahui, teknologi Mi Air Charge mengusung pengisian daya 5W yang menggunakan 144 antena di stasiun pangkalan dan mengirimkan gelombang milimeter ke smartphone, kemudian smartphone menerima gelombang tersebut dengan antena 14 array.

Xiaomi mengklaim, teknologinya bukanlah fiksi semata. Bahkan Mi Air Charge dikatakan mampu mengisi beberapa smartphone sekaligus, melewati objek fisik, dan mengirimkan daya ke semua jenis perangkat elektronik di sekitar ruangan pengguna.

Selain smartphone, smartwatch hingga speaker pintar semuanya diklaim mampu diisi daya dengan teknologi ini.

(Tin/Why)