Wisata Bromo Kembali Dibuka Sejak 4 November, Bagaimana Kondisi?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Probolinggo - Kawasan wisata Gunung Bromo sudah kembali dibuka pada 4 November 2021. Kepala Sub Bagian Data, Evaluasi, Pelaporan dan Kehumasan Balai Besar TNBTS, Sarif Hidayat, selama tiga hari usai pembukaan, jumlah wisatawan mencapai 518 orang.

Dari total 518 kunjungan wisatawan tersebut, ada dua orang wisatawan mancanegara yang berwisata ke kawasan taman nasional. Diperkirakan, wisatawan tersebut telah menetap di Indonesia selama beberapa waktu.

"Dua di antaranya wisatawan asing. Kemungkinan wisatawan asing itu mereka yang sudah tinggal di Indonesia, tapi masih memiliki paspor luar negeri. Untuk direct, kami masih mengikuti kebijakan pemerintah pusat," katanya, Selasa (9/11/2021), dikutip dari Antara.

Sarif menjelaskan, saat ini kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru baru dibuka pada pintu masuk Kabupaten Malang. Selain itu, hanya satu titik wisata yang dioperasikan yakni Bukit Savana Teletubbies dengan kapasitas maksimal 287 orang.

Menurutnya, dengan jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 518 orang tersebut, maka masih berada di bawah kuota harian yang ditetapkan. Bukit Savana Teletubbies, dibuka untuk wisatawan mulai pukul 06.00-18.00 WIB.

"Kuota belum sampai penuh, kemungkinan karena Bromo baru saja dibuka. Selain itu, baru ada satu site poin yang dibuka," ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

4 Wilayah

Pemilik kuda mengantarkan pengunjung berkuda di lautan pasir Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (10/9/2021). Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) mulai membuka pintu masuk kawasan wisata Bromo melalui Kabupaten Probolinggo. (merdeka.com/Arie Basuki)
Pemilik kuda mengantarkan pengunjung berkuda di lautan pasir Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (10/9/2021). Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) mulai membuka pintu masuk kawasan wisata Bromo melalui Kabupaten Probolinggo. (merdeka.com/Arie Basuki)

Ia menambahkan pintu masuk ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru baru dibuka dari wilayah Kabupaten Malang, karena wilayah tersebut sudah ditetapkan untuk menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2.

"Baru dibuka pintu masuk dari Kabupaten Malang, sesuai dengan level, yakni level 2 PPKM," kata Sarif.

Sebagai informasi, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terletak di empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang. Tiga kawasan lainnya, masih menerapkan PPKM level 3.

Pembukaan pinntu masuk lainnya ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru tersebut, disesuaikan dengan level PPKM, sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri). Pintu masuk akan dibuka pada saat wilayah tersebut berada pada level 2 PPKM.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel