Wisata Ciater Subang akan Ditawarkan kepada Investor di WJIS 2020

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pemandian air panas memang menjadi daya tarik dari Ciater. Namun, wisata air berupa air terjun dan pemandangan alam menyempurnakan Ciater sebagai destinasi wisata.

Ridwan Kamil mengatakan tak hanya terkenal dengan buah nanas dan pemandian air panas, Ciater di Kabupaten Subang menyimpan pemandangan alam memesona.

"Ciater kelebihannya itu memiliki banyak sumber air panas. Ternyata baru ditemukan sumber air panas lainnya (di Ciater)," kata Ridwan Kamil dalam keterangan resminya ditulis Bandung, Minggu, 15 November 2020.

Ridwan Kamil menyebutkan khas daerah Jawa Barat adalah air terjun. Ridwan Kamil sudah menghitung, terdapat sekitar 400-an air terjun se-Jawa Barat dan dua diantaranya ada di daerah Ciater.

Ridwan Kamil beranggapan dengan pemandangan alam yang memesona, Ciater dapat menyajikan konsep sport tourism yang dapat memacu adrenalin. Syaratnya, fasilitas yang komplet dihadirkan seperti flying fox maupun paralayang.

“Selama dia berbentuk bukit bisa diimajinasikan untuk spot-spot yang membutuhkan ketinggian, ada paralayang, seluncuran, dan lainnya,” ucap Ridwan Kamil.

Guna menjadikan Ciater sebagai destinasi wisata menarik di Jawa Barat, pemerintah terus berkomunikasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Komunikasi dilakukan untuk membahas kerja sama dalam mengembangkan Ciater menjadi ekowisata yang memesona. Ekowisata merupakan kawasan wisata yang tidak mengubah fungsi lingkungan sekitar.

“Saya sudah setahun memotivasi Perhutani, PTPN, PT RNI (Rajawali Nusantara Indonesia), semua aset-aset negara yang punya kekuatan view alam yang indah untuk dikerjasamakan tanpa mengubah fungsi lahan, yaitu melalui ekowisata. Jadi, artinya orang bisa senang, ada ekonomi, tapi tetap berkebun, dan hal-hal lainnya,” ujar Ridwan Kamil.

Pulihkan Ekonomi Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PT PLN (Persero) yang berlokasi di Area Parkir Timur Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (2/11/20). (Foto: Humas Jabar)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PT PLN (Persero) yang berlokasi di Area Parkir Timur Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (2/11/20). (Foto: Humas Jabar)

Ridwan Kamil menuturkan untuk mengembangkan Ciater, pemerintah akan menawarkan proyek Ciater Agrotourism dalam West Java Investment Summit (WJIS) 2020 pada tanggal 16 - 19 November 2020. Pemilik Project Ciater Agrotourism sendiri adalah PT PN VIII.

WJIS 2020 merupakan forum investasi yang bisa dimanfaatkan pelaku usaha dan investor untuk berdiskusi mengenai berbagai hal teknis terkait proyek investasi di Jabar.

“Saya mengundang para investor untuk hadir dalam West Java Investment Summit, tanda kebangkitan pemulihan ekonomi Jawa Barat. Ada puluhan program, proyek yang akan dilelang, terdiri dari energi, konstruksi, termasuk pariwisata," ucap Ridwan Kamil.

Pasca COVID-19, Ridwan Kamil meyakini pariwisata di Jawa Barat bangkit lebih dulu karena tidak mengandalkan perjalanan dari udara.

Ridwan Kamil berharap WJIS 2020 dapat menjaring minat investor untuk berinvestasi di Jabar. Investasi merupakan mesin yang dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi.

“Di sini (WJIS) adalah salah satu dari sekian puluh (peluang investasi) yang akan dilelang, kebetulan saya ingin lihat sendiri potensi-potensinya. Dan saya yakin pasca-investment summit, di 2021, 2022, ekonomi (Jabar) bisa melompat, gabung dengan Rebana Metropolitan,” ungkap Ridwan Kamil. (Arie Nugraha)

Saksikan Video Ini