Wisata di Tawangmangu dan Dieng Ramai, Ganjar Ancam Tutup

·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengancam akan menutup tempat wisata yang melanggar protokol kesehatan. Dia kembali mengingatkan pada seluruh pengelola pariwisata di Jawa Tengah, bahwa tantangan mereka saat ini, selain mengendalikan jumlah pengunjung, ada faktor yang tak boleh diabaikan, yaitu keselamatan.

Ia menyoroti kejadian di Waduk Kedung Ombo Kabupaten Boyolali. Akibat pengelola yang mengabaikan SOP terkait keselamatan, berakibat 6 korban meninggal dunia dan 3 korban masih belum ditemukan, setelah perahu wisata yang ditumpangi terbalik.

"Seperti yang berkali-kali saya ingatkan, kira-kira bisa mengelola tidak? kalau tidak bisa dikontrol, tutup saja," ucapnya, Minggu 16 Mei 2021.

Selain kejadian di Waduk Kedungombo, Ganjar juga menyoroti terkait ramainya sejumlah destinasi wisata di Jateng pada masa libur Lebaran saat ini.

Beberapa laporan yang sudah masuk, kata Ganjar, keramaian pengunjung juga terjadi di objek wisata Dieng dan Tawangmangu, serta beberapa destinasi lain.

"Tak hanya di Jawa Tengah, juga terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Saya minta SOP ditaati, pembatasan pengunjung harus dilakukan. Petugas harus sering patroli untuk terus mengingatkan. Bupati/Wali Kota ndak usah ragu menutup kalau itu tak ditaati. Daerah lain juga sama, kerumunan banyak, dan itu membahayakan. Kita harus menjaga semuanya, kalau tidak maka akan sulit untuk mengembalikan kondisi seperti semula," jelasnya.

Dari pantauan di lapangan pada hari Minggu 16 Mei 21, sejumlah tempat wisata di Jawa Tengah dipadati pengunjung. Hal ini berbeda dengan hari H Lebaran yang relatif lengang.

Seperti kawasan Kota Lama Semarang, yang sejak Sabtu malam tadi hingga hari Minggu 16 Mei ramai dikunjungi wisatawan.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno/tvOne