Wisata Kenjeran Kembali Buka, Wajib Prokes dan PeluliLindungi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya - Sempat tutup lama akibat pandemi Covid-19, Tempat Hiburan Pantai (THP) Kenjeran Surabaya, kembali dibuka dengan protokol kesehatan ketat.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) THP Kenjeran, Wisata Air Kalimas dan Wisata Religi Ampel Kota Surabaya Saidatul Mahruna mengatakan, THP Kenjeran telah dibuka sejak Minggu (14/11/2021).

"Pada pembukaan awal tersebut, sebanyak 2.011 orang tercatat telah mengunjungi THP Kenjeran," katanya, Senin (15/11/2021), dikutip dari Antara.

Menurut dia, pengunjung yang ingin berwisata di THP Kenjeran diwajibkan sudah vaksinasi dan melakukan scan QR barcode aplikasi PeduliLindungi. Untuk anak-anak diperbolehkan masuk dengan didampingi orang tua yang sudah mengikuti vaksinasi.

Untuk jam operasional THP Kenjeran, Saida menerangkan bahwa tempat wisata tersebut dibuka sejak pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB pada hari Minggu-Jumat. Kemudian pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB dan dilanjutkan pukul 17.00 WIB hingga 21.00 WIB pada hari Sabtu, dengan harga tiket mulai dari Rp5 ribu.

"Pengunjung bisa membeli tiket masuk, melalui website tiketwisata.surabaya.go.id dangan kapasitas 750 pengunjung untuk hari Senin sampai Jumat. Dan 1.000 pengunjung untuk hari Sabtu dan Minggu," ujarnya.

Saida mengatakan pengunjung juga bisa menikmati wisata perahu, namun dengan tetap memperhatikan ketinggian air laut. Bahkan, para pengunjung bisa berwisata ke THP Kenjeran, setiap Sabtu malam sebab akan terdapat penampilan air mancur dan penampilan musik.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

204 Tenant

Akan tetapi, lanjut dia, para pengunjung yang hendak berwisata di THP Kenjeran, untuk saat ini belum diizinkan menggelar tikar piknik. Pengunjung masih diizinkan bila membawa makanan sendiri dari rumah.

"Karena kami juga sudah menyediakan 204 tenant, yang lengkap dengan kursi dan meja untuk pengunjung, serta juga terdapat Gazebo untuk menikmati pemandangan laut di bawah Jembatan Suroboyo," ujarnya.

Oleh karena itu, Saida meminta kepada masyarakat yang hendak mengunjungi wisata THP Kenjeran untuk tetap memperhatikan penerapan prokes sebab pihaknya melalui Satgas COVID-19 mandiri akan terus berkeliling mengingatkan para pengunjung.

"Harapan kami para pengunjung tidak abai dengan penerapan prokes selama di THP Kenjeran, agar bisa sama-sama menjaga menekan laju COVID-19 di Kota Surabaya," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel