Wisata Otomotif Jadi Tren Baru di Tengah Pandemi

Krisna Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Adanya pembatasan sosial berskala besar pada tahun lalu, membuat banyak industri terganggu termasuk pariwisata. Pelancong tidak diizinkan berkumpul, demi mencegah penyebaran pandemi.

Untungnya kini situasi sudah mulai membaik, banyak tempat wisata diizinkan buka dan menerima pengunjung meski masih harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Hal ini ternyata memunculkan tren baru, yakni wisata otomotif. Informasi itu diungkapkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno saat berkunjung ke pameran Indonesia International Motor Show atau IIMS 2021.

Menparekraf melihat, penyelenggaraan IIMS merupakan langkah strategis meningkatkan pariwisata Indonesia dengan mengkolaborasikan dunia otomotif secara menyeluruh, serta menjadi awal dimulainya era pariwisata baru di Indonesia.

“Bapak presiden memberikan arahan, agar ini bisa menjadi pembuka bagi event-event lain berskala internasional, nasional, regional maupun juga berskala lokal,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Senin 18 April 2021.

Menparekraf menjelaskan, sebagai salah satu strategi pemulihan pariwisata Indonesia, tren pariwisata di tengah pandemi ialah menggunakan kendaraan pribadi untuk mengunjungi dan melakukan eksplorasi eksotisme suatu tempat di Indonesia.

Adanya destinasi dengan jarak yang mudah dijangkau dan adanya komunitas otomotif yang menyediakan group tour dengan jumlah kecil, dinilai sebagai instrumen penggerak industri pariwisata Tanah Air.

“Dengan adanya wisata otomotif, saat kita melakukan touring paling tidak kita akan berhenti dan menginap di beberapa spot. Jadi ini, yang kami rasa juga mampu untuk mendorong perekonomian di daerah,” tutur Menparekraf.