Wisata Sembalun tetap ramai walau diguyur hujan

·Bacaan 1 menit

Obyek wisata Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, tetap ramai meskipun diguyur hujan pada libur tahun baru 2022, Sabtu pukul 11.00 Wita.

Pantauan Wartawan ANTARA, arus lalulintas menuju puncak Sembalun terlihat ramai, namun tidak ada kemacetan kendaraan yang terjadi.

Terlihat para pengunjung datang bersama keluarga dan kerabatnya menggunakan kendaraan sepeda motor dan mobil hanya untuk menikmati keindahan pemandangan alam Sembalun, walau sekedar untuk ngopi dan berswafoto.

Selain itu, beberapa klub motor juga terlihat berdatangan menuju taman wisata Sembalun pada hari libur tahun baru tersebut.

Baca juga: Sekda: Ajang sepeda Jalan Raya Sembalun King Of Mountain siap digelar

Baca juga: Tim Epen Bale pecahkan rekor daki Gunung Rinjani empat jam PP

Tidak jarang juga, ada sebagian yang datang untuk menginap di beberapa homestay yang ada di Desa Sembalun untuk menghabiskan liburan tahun baru.

Ibu Henny warga Kota Mataram mengatakan, ia sengaja datang bersama keluarga hanya untuk liburan tahun baru, karena Sembalun memiliki banyak pemandangan alam yang indah dan sejuk.

"Indah dan sejuk ketika liburan di Sembalun, banyak tempat yang bagus selain memetik stroberi," katanya.

Wilayah Sembalun yang berada di kaki Gunung Rinjani memiliki banyak pesona dan bisa menjadi magnet menarik kunjungan wisatawan untuk datang.

Salah satunya, Bukit Selong menjadi favorit tempat swafoto wisatawan, Bukit Pergangsingan, Taman Wisata Sembalun dan beberapa kedai kopi serta kebun stroberi yang bisa dinikmati oleh muda-mudi maupun warga lainnya.

Jarak tempuh dari kota Mataram menuju Sembalun hanya butuh waktu 2 jam, bisa melewati Kabupaten Lombok Timur dan bisa juga melewati Kabupaten Lombok Utara.*

Baca juga: BI NTB perkuat klaster vanili organik di kaki Gunung Rinjani

Baca juga: Keeksotikan Air Terjun Dewi Selendang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel