Wisatawan korban kecelakaan di Tanjakan Dini dibawa pulang keluarganya

Belasan wisatawan yang menjadi korban kecelakaan tunggal di Tanjakan Dini jalur Geopark Ciletuh Palabuhanratu, Kampung Cilegok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Ahad (24/5), yang dirawat di RSUD Palabiuhanratu sudah dibawa pulang pihak keluarga.

"Ada 13 pasien atau korban kecelakaan jalur Loji-Puncak Dharma, RT 02/02, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas yang dirawat di IGD RSUD Palabuhanratu dan seluruhnya sudah dibawa pulang oleh pihak keluarganya," kata Humas RSUD Palabuhanrat Billy di Sukabumi pada Senin.

Menurut Billy, selain korban selamat, jenazah wisatawan yang meninggal dunia pada kecelakaan tunggal itu pun sudah dijemput pihak keluarga untuk segera dimakamkan di daerahnya.

Alasan pihak keluarga menjemput seluruh korban selamat, ingin dipindahkan ke rumah sakit terdekat dengan rumahnya masing-masing. Penjemputan para korban ini mulai pukul 02.00 WIB pada Senin ini.

Baca juga: Belasan wisatawan korban laka lantas dirawat di RSUD Palabuhanratu

Baca juga: Bus wisatawan terguling di Cilegok sebabkan seorang meninggal

Dari 13 korban selamat, 12 orang mengalami luka ringan seperti lecet pada beberapa bagian tubuhnya dan satu korban lainnya mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala diduga akibat terbentur benda keras saat kecelakaan.

Namun demikian, seluruh pasien kondisinya sudah berangsur membaik dan kemungkinan hanya ada beberapa saja yang harus dirawat di rumah sakit. Adapun kendaraan yang digunakan untuk mengantar para korban sebagian ada yang menggunakan ambulans milik RSUD Palabuhanratu dan lainnya membawa kendaraan sendiri.

Sementara, Kanit Gakum Satlantas Polres Sukabumi Ipda M Yanuar Fajar mengatakan dari hasil penyelidikan kecelakaan yang menewaskan rombongan wisatawan yang baru saja pulang dari objek wisata Geopark Ciletuh diduga kendaraan mengalami rem blong.

Tepat saat kejadian, bus travel tersebut tengah berada turunan yang cukup curam sehingga sopir tidak bisa mengendalikan kendaraannya yang akhirnya menabrak besi pembatas jalan sehingga mengakibatkan kendaraan terguling.*

Baca juga: Delapan pelaku pungli terhadap wisatawan di Sukabumi diciduk polisi

Baca juga: 4 juta wisatawan diprediksi berwisata di kabupaten Sukabumi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel