Wisma Atlet Bersiap Hadapi Lonjakan Pasien Covid-19 Usai Libur Lebaran

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman meninjau Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dalam tinjauan tersebut, Dudung memastikan RSD Covid-19 Wisma Atlet siap menghadapi antisipasi adanya lonjakan kasus positif usai libur panjang Lebaran 2021.

"Kami cek di sini kesiapan tenaga medis maupun unsur pengamanan dan sarana prasarana yang kita siapkan di sini sehingga apabila terjadi lonjakan, ledakan, kita sudah siap untuk mengantisipasi," ujar Dudung di lokasi, Senin (17/5/2021).

Sebagai Pangkogasgabpad RSD Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Dudung juga memeriksa kondisi sejumlah pasien yang masih melakukan perawatan di Tower 5 dan 6 guna memberi dukungan moril agar bisa secepatnya negatif serta pulih.

"Juga akan mengecek langsung ke rumah sakit tower 5 tower 6 akan mengecek secara langsung para pasien yang ada minimalnya kita akan memberikan moril kepada mereka agar cepat sembuh, agar imunnya semakin meningkat," jelas jenderal militer bintang dua ini.

Diketahui, tinjauan Dudung dilakukan bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Kepada para tenaga kesehatan, Fadil mengaku salut atas kerja keras mereka menangani laju virus Covid-19 di kawasan Jakarta dan sekitarnya.

"Anda adalah pejuang kemanusiaan, oleh sebab itu kami ingin merasakan bagaimana semangat yang anda telah tunjukkan sehingga kami juga menambah motivasi," kata Fadil.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Marak Spanduk Tolak Pemudik yang Tak Bebas Covid-19

Seorang pria melintas di dekat spanduk peringatan untuk pemudik di kawasan Kartini, Sawah Besar, Jakarta, Senin (17/5/2021). Spanduk tersebut untuk memperingati warga yang kembali dari mudik lebaran agar membawa surat bebas COVID-19. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Seorang pria melintas di dekat spanduk peringatan untuk pemudik di kawasan Kartini, Sawah Besar, Jakarta, Senin (17/5/2021). Spanduk tersebut untuk memperingati warga yang kembali dari mudik lebaran agar membawa surat bebas COVID-19. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sinta Djadja, Ketua RW 10 Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat menegaskan, spanduk penolakan datangnya pemudik ke wilayahnya tidaklah membabi buta.

Menurut Sinta, semua dilakukannya sesuai dengan aturan dan masukan warga yang tinggal di lingkungannya untuk para pemudik.

"Spanduk ini dipasang tidak membabi buta, bukan menolak (total) mereka masuk tapi sesuai aturan yang melindungi para warga dari ancaman Covid-19, melampirkan surat bebas Covid," kata Sinta saat berbincang dengan Liputan6.com, Senin (17/5/2021).

Sinta mengungkap, spanduk dipasang demi meningkatkan kesadaran bagi warga di tempatnya melakukan tes bebas Covid-19 sebelum kembali tinggal bersama.

Sebab, tak dipungkiri Sinta, ada sejumlah warga di tempat tinggalnya melakukan ritual pulang kampung saat hari libur hari raya Lebaran.

"Ada yang pulang, beberapa tapi semua saya data dan saat kembali mereka (pemudik) melampirkan surat tes bebas Covid-19 agar tidak menimbulkan curiga kiri kanan hidup bertetangga," papar dia.

Sinta menambahkan, kepada warganya yang kembali namun belum memiliki surat bebas Covid-19, mereka diarahkan ke kelurahan setempat untuk dilakukan tes swab antigen.

"Kami fasilitasi mereka, ke kelurahan. Mereka dites di sana, jadi biar keamanan kesehatan bersama terjamin," Sinta menandasi.

Larangan Mudik Lebaran 2021 dan Siasat Warga

Infografis Larangan Mudik Lebaran 2021 dan Siasat Warga. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Larangan Mudik Lebaran 2021 dan Siasat Warga. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel