Wisma Persebaya Dijarah, Pemkot Pastikan Piala dan Artefak Aman

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Surabaya M Afghani Wardhana memastikan bahwa benda-benda berharga yang bertemali dengan sejarah perjalanan Persebaya Surabaya di Wisma Karanggayam di Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur, dalam kondisi aman.

Wisma yang sejak awal dipakai Persebaya sebagai mess itu dijarah oleh orang tak dikenal, Kamis, 26 Agustus 2021, yang menyebabkan beberapa bagian dalam wisma rusak.

Afghani mengaku sudah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja untuk mengamankan wisma yang kini dalam status quo karena sengketa antara Persebaya dengan Pemerintah Kota setempat. "Terkait artefak, inventaris maupun piala-piala kita amankan. Sekarang teman-teman Dispora ada di lokasi bersama Satpol PP dan Linmas. Besok kita bawa ke Stadion 10 November," katanya dalam keterangan tertulis diterima, Jumat, 27 Agustus 2021.

Pendataan benda-benda yang berhubungan dengan sejarah Persebaya pun didata sejak Kamis sore kemarin hingga Jumat. Itu dilakukan untuk memastikan jumlah dan kondisi seluruh benda, seperti piala, artefak, jersey, dan benda apapun yang berhubungan dengan sejarah perjalanan klub sepakbola kebanggaan warga Surabaya tersebut.

Rencananya, Afghani menyebut, pihaknya bakal mencarikan ruangan khusus di Stadion Gelora 10 November untuk menyimpan benda-benda bersejarah itu. Meski begitu, pihaknya sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab di wisma tersebut.

Rencananya, lanjut Afghani, benda-benda milik Persebaya itu nantinya akan dipindah ke tempat lain, salah satu opsinya di salah satu ruangan di Stadion Gelora 10 November. "Kita nanti carikan ruang di sana (Gelora 10 November) sambil menunggu progres seperti apa nanti ke depan. Kita sendiri tidak pernah memperkirakan kejadian itu. Tapi, terkait artefak, piagam dan piala-piala, insyaallah kita pastikan aman.”

Kepolisian Sektor Tambaksari Surabaya menyelidiki dugaan penjarahan di Wisma Persebaya, Jalan Karang Gayam Nomor 1, Surabaya, Jawa Timur, kemarin. "Sementara yang dipastikan hilang adalah sejumlah unit alat pendingin ruangan dan teralis jendela," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tambaksari Surabaya Inspektur Polisi Satu Didik Ariawan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel