Witan Sulaeman Terancam Puasa Main 730 Hari Jika Terbukti Match Fixing

Yudhi Maulana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Salah satu pesepakbola muda kebanggaan Indonesia, Witan Sulaeman sedang diterpa isu tidak sedap. Dia dikabarkan terlibat pengaturan skor bersama klubnya di Serbia, FK Radnik Surdulica.

Dilansir Sportklub.rs, UEFA melaporan kepada federasi Sepakbola Serbia (FSS) bahwa ada enam laga yang melibatkan FK Radnik Surdulica bermotif pengaturan skor. Salah satunya duel antara Rad Belgrade versus Radnik di pekan ke-28 Super Liga Serbia pada Minggu 21 Maret 2021 lalu.

Sialnya Witan turut tampil di laga tersebut, itu merupakan kali pertama Witan membela Radnik di pertandingan resmi. Dia bermain selama 18 menit di akhir babak kedua.

Laga kemudian berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Rad Belgrade. Kekalahan itu diduga disengaja, sebab Rad Belgrade membutuhkan 3 poin untuk bisa terhindar dari zona degradasi.

Fakta makin menjurus ke arah match fixing sebab di laga tersebut, Radnik membawa pemain dengan jumlah pas-pasan yaitu 15 pemain.

Jika benar FK Radnik terbukti bersalah, mereka bisa diberikan sanksi berat. Bisa saja mereka diberikan hukuman pengurangan 30 poin di klasemen hingga larangan bermain 6 hingga 2 tahun atau 730 hari.

"Kami menerima informasi dar UEFA, ada kemungkinan pengaturan pertandingan yang melanggar integritas di beberapa laga. FSS sudah melakukan pemeriksaan dan hingga saat ini kami belum bisa mengungkapkan detailnya. Secepatnya kami akan memberikan informasi kepada publik soal perkembangan ini," kata juru bicara FSS, Milan Vokuvic dilansir Sportklub.rs.