Witherspoon dan Lovato buka-bukaan dalam podcast anti-malu Jamil

LOS ANGELES (AP) - Reese Witherspoon mengatakan dia masih merasa terpinggirkan di ruang-ruang rapat perusahaan yang didominasi pria. Demi Lovato menyebut tinggal di "penjara mental" dan memerangi gangguan makan yang dipicu oleh perundungan yang ekstrem saat di SMP.

Itu hanya beberapa percakapan jujur di podcast Jameela Jamil, "I Weigh with Jameela Jamil," yang membidik hal memalukan dalam bentuk apapun.

Pada podcast mingguan yang tayang perdana 2 April itu aktris yang aktivis tersebut berbicara dengan jujur tentang rasa malunya sendiri, kesusahan akibat citra tubuh, mencoba bunuh diri saat usia 26 tahun dan bagaimana dia mengatasi karantina ("Saya bau", aku dia sambil tertawa). Tamu-tamunya juga buka-bukaan mengungkapkan pergumulan dan penderitaan pribadinya yang mendalam.

Lovato berbicara dengan Jamil tentang belajar menerima dirinya sendiri setelah overdosis obat terlarang pada 2018. "Tubuh saya selamat dari hal gila, pengalaman nyaris mati, dan saya di sini sekarang," kata bintang pop itu. "Tak masalah bagi saya untuk bercermin dan bilang begini, 'Saya tak berada di tempat yang saya inginkan.'"

Jamil mengatakan dia tidak mencari kehebohan atau berusaha "mendapatkan" tamunya. Dia hanya ingin pendengar tahu bahwa mereka tidak sendirian dan tidak perlu malu. Dari apa saja.

"Ini terjadi pada orang-orang sempurna yang paling bahagia, paling bersama-sama, dan paling sukses di Bumi sekalipun," kata warga asli London berusia 34 tahun dan bintang "The Good Place" itu baru-baru ini dari rumahnya di Los Angeles. "Anda seharusnya tak merasa bersalah atas kesulitan yang menimpa Anda jika orang-orang paling istimewa di planet ini pun mengalami hal serupa."

Podcast itu muncul dua tahun setelah Jamil memulai gerakan "I Weigh", yang dipicu setelah dia menemukan foto-foto online yang melabeli para selebritis wanita akibat bobot mereka. Marah, Jamil mencuit apa yang dia timbang bukan pada soal berat melainkan pada soal nilai, seperti hubungan dan kesuksesannya, sehingga menghantam tanggapan serupa dari wanita yang mati-matian mengurangi berat badannya.

Jamil kian dalam menyelami tamu-tamunya. Witherspoon menangis saat membahas perjuangan mencapai kesetaraan dan rasa hormat yang tampaknya tak pernah berakhir, Billy Porter buka-bukaan soal pengalaman menyakitkan di masa kecilnya yang menyebabkan dia bergulat dengan kesehatan mental, dan Beanie Feldstein berbicara betapa dia sangat bahagia menjadi, dalam kata-katanya, chubby (gemuk).

"Ini membuat saya terkejut betapa terbukanya mereka," kata Jamil. "Dan itu membuat saya merasakan banyak cinta pada mereka. Dan saya kira secara khusus, ada hal soal momen ini di mana orang ingin terhubung satu sama lain dan berempati satu sama lain."

Jamil menganggap tamu-tamunya terbuka kepadanya sebagian karena dia sendi mau berbagi dan untuk betapa blak-blakannya dia membahas masalah-masalah tabu di Hollywood. Dia terus membidik lanskap media yang lebih luas dan bagaimana wanita diadili atau diadu satu sama lain. Dia mengecam para selebritis dan influencer yang mempromosikan produk diet tidak sehat, termasuk keluarga Kardashian, Amber Rose dan Cardi B. Dan dia berjuang melindungi anak di bawah umur agar tidak menyaksikan iklan-iklan seperti itu di media sosial.

Jamil mengatakan bahwa aktifismenya telah merugikan dia secara finansial dan kadang-kadang secara emosional tetapi dia tidak berencana guna memelankannya.

"Yang penting saya meneruskan kepada anak-anak agar mereka merasa tidak malu karena penyakit mental mereka dan tidak malu karena penampilan mereka. Dan saya memberi tahu mereka soal semua kebohongan yang telah dikatakan kepada mereka," kata dia. "Hanya itu yang saya minati. Bukan kontes popularitas saya."

Feldstein, yang dikenal berkat perannya dalam "Lady Bird" dan "Booksmart," mengaku mengagumi keberanian Jamil.

"Dia luar biasa terbuka indah dan saya sangat mengaguminya," kata Feldstein, yang adalah tamu pertama podcast Jamil. "Dia sungguh pendobrak besar karena dia terbuka tanpa henti dan punya energi yang begitu indah."

Jamil tidak hanya mewawancarai selebriti di podcast itu. Tamu keduanya adalah mantan Kepala Badan Kesehatan AS Vivek Murthy, yang membahas dampak kesepian terhadap kesehatan. Para tamu mendatang di antaranya adalah ikon feminis Gloria Steinem, pendiri gerakan #MeToo Tarana Burke dan novelis Roxane Gay.

Adapun tamu-tamu impiannya yang lain? Di bagian atas daftar Jamil adalah Tom Hanks (tokoh favoritku yang sama sekali tak bermasalah), Whoopi Goldberg (dia "selalu jadi idola saya") dan Angelina Jolie yang dianggap Jamil panutan.

"Ada sesuatu dari menyaksikan orang yang sangat terkenal, amat dicintai dan disanjung mau buka-bukaan soal kerentanan dan perjuangan mereka," kata Jamil. "Itu mendemistifikasi dan mendestigmasi, dan menjangkau orang lebih luas lagi karena ukuran platform dan kebintangan mereka."