WN Australia Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 4 Hotel di Kuta

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia bernama Dubber Sean Johnaton (47) ditemukan tewas, karena terjatuh dari lantai empat di Hotel The Haven di Jalan Raya Seminyak, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

"Iya telah ditemukan tamu asing meninggal dunia," kata Kasih Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Kamis (21/7).

Peristiwa tersebut, terjadi pada Rabu (20/7) malam kemarin sekitar pukul 20.00 Wita. Sementara, dari keterangan saksi bernama Sara Winata sekitar pukul 19.45 Wita, saat berada di deck pool mendengar suara orang berteriak 'fuck' dan suara jendela kaca digedor-gedor dari lantai empat.

Kemudian, saksi lari ke pos sekuriti bertemu dengan Ahmad Sopy dan memberitahukan kejadian itu. Lalu, kedua saksi berlari ke atas menuju lantai empat tempat tamu ribut dan berteriak yaitu di kamar Nomor 403.

Kemudian sekuriti menggedor pintu kamar beberapa kali tetapi tidak ada jawaban. Di dalam kamar masih ribut-ribut. Setelah itu saksi mendengar suara orang jatuh di deck pool yang terbuat dari kayu sehingga suara terdengar keras dari lantai empat tempat.

"Lalu, saksi berlari ke bawah menuju deck pool, ternyata memang benar tamu kamar 403 atau korban tergeletak tidak sadarkan diri, dan saat dilihat ke lantai empat saksi tidak melihat ada orang," imbuhnya.

Korban diketahui check in pada tanggal 20 Juli dan berencana check out tanggal 25 Juli 2022. Selanjutnya, sekitar pukul 20.10 Wita setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh perawat dari Puskesmas Kuta II, dengan memeriksa denyut nadi dan pupil mata melotot, korban dinyatakan meninggal dunia.

Sementara pihak kepolisian Polsek Kuta masih mencari tau penyebab tewasnya korban. "Setelah dilakukan pemeriksaan melalui CCTV, korban ternyata dalam kondisi berjalan sempoyongan dan masuk ke dalam kamar 403 sendirian, tidak ada orang lain," ujarnya. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel