WNA Rusia Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Ubud Bali, Ada Lebam Bagian Kepala

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pria Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia bernama Belobok Aleksandr (34) ditemukan meninggal dunia tanpa menggunakan busana di Museum Pendet, Jalan Raya Nyuh Bojog, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Kapolsek Ubud Kompol Gusti Ngurah Yudistira membenarkan peristiwa tersebut.

"Telah diketahui orang asing meninggal dunia dengan posisi telungkup duduk di kursi, kepala berada di atas meja menghadap ke bawah tanpa menggunakan busana," kata dia, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/9) sore.

Korban diketahui, meninggal dunia pada Kamis (22/9) sekitar pukul 21.00 Wita. Sementara, dari keterangan saksi bernama Yohan Rusli saat itu bersama tiga rekannya datang ke TKP atau tempat tinggal korban.

Kemudian, saksi menanyakan keberadaan korban kepada saksi Wayan Darsana yang kebetulan berjaga malam di Museum Pendet. Lalu, saksi Yohan Rusli dan saksi Wayan Darsana menuju kamar korban untuk mengecek keadaan korban.

Setelah sampai di depan kamar korban, saksi melihat korban di teras kamar dalam keadaan telungkup duduk di kursi dan kepala berada di meja menghadap ke bawah tanpa menggunakan busana.

"Selanjutnya, saksi Yohan Rusli sempat memanggil-manggil korban namun tidak ada respons dan juga melihat ada lebam mayat di kepala bagian belakang, melihat hal tersebut saksi menghubungi Polsek Ubud," imbuhnya.

Sekitar pukul 21.30 Wita personel Polsek Ubud tiba di TKP. Pada pukul 22.30 Wita, melaksanakan oleh TKP. Setelah itu, petugas PMI Kabupaten Gianyar tiba di TKP dan langsung melakukan evakuasi terhadap jenazah korban untuk dibawa ke Rumah Sakit Aricanti guna pemeriksaan lebih lanjut.

Pertemuan Terakhir Saksi dan Korban

Dari keterangan saksi Yohan Rusli bahwa korban dengan saksi terakhir bertemu pada Minggu (18/9) di daerah Canggu, Kabupaten Badung. Setelah itu, saksi sempat menghubungi korban melalui handphonenya namun tidak pernah di respons.

"Dan akhirnya berinisiatif untuk menjenguk korban di tempat tinggalnya dan (korban) tidak pernah menceritakan tentang kondisi korban," jelasnya.

Kompol Yudistira menyebutkan, untuk sebab korban meninggal dunia belum diketahui secara pasti dan perlu dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut, guna menentukan penyebab secara pasti dari kematian korban

"Dari hasil pemeriksaan (dokter) terhadap tubuh luar korban, korban sudah meninggal dunia 99 persen dan terdapat lebam mayat. Saat ini, jenazah korban masih di Rumah Sakit Aricanti dan rencananya akan dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar guna pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya. [tin]