WNA Turki yang Terdampar di Perairan Bali Akhirnya Dideportasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Warga negara asing (WNA) asal Turki, Erhan Seckal (39), yang ditemukan terdampar di Perairan Buleleng, Bali, akhirnya dideportasi ke negara asalnya. Dia dipulangkan setelah mendapat perawatan medis akibat luka-luka yang dialaminya selama terombang-ambing di laut.

Kepala Kantor Kelas II TPI Singaraja Nanang Mustofa mengatakan warga asing itu sudah dideportasi ke negara asalnya lewat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Selasa (10/5) sekitar pukul 21.00 Wita. Dia dipulangkan menggunakan pesawat Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK 067 pada pukul 21.00 Wita dengan tujuan akhir Istanbul, Turki.

"WNA tersebut, dipulangkan karena masuk dan berada di wilayah Indonesia tanpa memiliki dokumen perjalanan dan izin tinggal yang sah," kata Nanang, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/5).

Jatuh dari Kapal

Ia menyebutkan, warga asing itu diamankan tim Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, Buleleng, pada hari Kamis (5/5), setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas I Kubutambahan, Buleleng, Bali.

"Berdasarkan laporan dari pihak kepolisian perairan Kabupaten Buleleng, WNA tersebut ditemukan terdampar di rumpon ikan milik warga dekat pantai Desa Kubutambahan, Buleleng, oleh seorang nelayan dalam kondisi lemas, dehidrasi, dan iritasi pada hampir seluruh tubuhnya," ujarnya.

"Setelah, dilakukan perawatan medis, WNA itu kemudian dibawa ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja untuk dimintai keterangan," jelasnya.

Dari keterangannya, Erhan mengaku terdampar akibat terjatuh dari kapalnya pada tanggal 2 Mei 2022 siang yang berangkat dari Australia menuju Vietnam. Pada saat itu, dia berada di anjungan bagian belakang kapal. Tiba-tiba kehilangan kesadaran sehingga terjatuh ke laut dan pada saat kejadian dan tidak ada awak kapal lainnya yang melihat, karena posisinya berada di bagian belakang.

Erhan kemudian mengapung di tengah laut. Dia lalu terdampar di salah satu rumpon ikan milik warga.

Pemerintah Turki Berterima Kasih

Sementara berdasarkan hasil koordinasi dengan Kedutaan Besar Turki di Jakarta, dinyatakan bahwa benar Erhan adalah warga negara Turki. Dia telah dinyatakan hilang oleh agen kapalnya kepada pemerintah Turki.

Ia juga menyampaikan, Pemerintah Turki melalui kedutaannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI, secara khusus Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, yang telah membantu merawat dan memfasilitasi pemulihan kesehatan warganya dan proses keberangkatannya untuk kembali ke Turki.

"Setelah memenuhi semua persyaratan adminitratif, WNA itu dipulangkan ke negara asalnya melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai didampingi oleh petugas dari perwakilan negaranya. Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum keimigrasian di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja," ujarnya.

Seperti yang diberitakan, pihak Imigrasi Bali telah melakukan pemeriksaan kepada WNA asal Turki bernama Erhan Seckal (39) yang terdampar di tengah laut sebelah utara Pantai Segara, Desa Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali.

Jamaruli Manihuruk selaku Kepala Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali mengatakan bahwa pihaknya telah dilakukan pemeriksaan terhadap warga asing tersebut serta berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Turki di Jakarta.

"Kedutaan Besar Turki menyampaikan bahwa WNA tersebut adalah warganya. Dan saat ini sedang disiapkan dokumen sebagai bukti identitasnya, sambil menunggu penyiapan dokumen serta untuk pemulihan kesehatannya, WNA tersebut masih dalam pengawasan dan perlindungan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja," kata Jamaruli, dalam keterangan tertulisnya Jumat (6/5). [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel