WNI Diperkosa Polisi Malaysia Gadungan

Kuala Lumpur (ANTARA) - Polisi Malaysia sedang memburu dua lelaki yang menyamar sebagai anggota polisi Malaysia yang memperkosa seorang gadis warga negara Indonesia di Jalan Tun Ahmad Zaidi Adruce, Kuching.

Seperti dikutip Harian Kosmo terbitan Kuala Lumpur, Sabtu, pada Rabu (12/9) pukul 21.00, korban yang berusia 17 tahun sedang berbincang dengan rekan lelakinya di kantor majikannya sebelum didatangi dua lelaki yang memperkenalkan diri sebagai anggota polisi.

Kedua tersangka kemudian meminta korban menyerahkan kartu pengenal dan membawanya ke kantor polisi. Sementara rekan lelaki korban tidak diapa-apakan.

Korban menaiki sebuah sepeda motor bersama kedua tersangka dan salah satu tersangka kemudian turun di kawasan Petra Jaya.

Kepala Polisi Daerah Asisten Komisioner Roslan Bek Ahmad mengatakan gadis tersebut kemudian dibawa tersangka ke sebuah rumah kosong di Kenny Hill dan diperkosa.

"Setelah itu korban dibawa ke rumah tersangka di Arang Road tetapi ia berhasil melepaskan diri pada pukul 9 pagi keesokan harinya," katanya.

Roslan mengatakan, korban kemudian meminta bantuan warga mengantarnya ke kantor majikannya sebelum membuat laporan di Kantor Polisi Sekama.

Menurut hasil pemeriksaan dokter, terdapat bekas-bekas kekerasan pada tubuhnya.

Polisi sedang menelusuri keberadaan kedua tersangka polisi gadungan tersebut untuk penyelidikan lebih lanjut. (jk)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.