WNI Yang Ditembak di Malaysia, Diduga Perampok  

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyatakan sudah memerintahkan Duta Besar Indonesia di Malaysia, Herman Prayitno, untuk mencaritahu kronologis pasti tewasnya warga negara Indonesia akibat ditembak polisi setempat, Jumat, 7 September 2012.

»Kronologis yang disebut-sebut selama ini adalah telah terjadi perampokan, lalu kejar-mengejar dan baku tembak sehingga hasilnya seperti ini," kata Marty. "Ini kami minta untuk diverifikasi dulu."

Lima orang warga negara Indonesia (WNI) itu adalah Joni alias M Sin, Osnan, Hamid, Diden, dan Mahno. Mereka dikabarkan ditembak mati oleh Polisi Diraja Malaysia di Negara Bagian Perak pada Jumat, 7 September lalu. Polisi setempat mengklaim kelimanya adalah perampok.

Menurut Marty, yang pasti merupakan warga negara Indonesia adalah satu orang. »Sisanya masih diverifikasi, jadi belum bisa kami konfirmasi,” katanya. Tiga orang yang tewas, kata Marty, mengutip laporan setempat, memang punya catatan kriminal sebagai pelaku tindak pidana di Malaysia.

Pemerintah sudah menghubungi keluarga yang bersangkutan untuk menjemput jenazah korban setibanya di Indonesia.  

ARYANI KRISTANTI

Berita Terpopuler:

Hartati Murdaya Tak Takut Walau Ditembak Mati

Tewas Gara-gara Perbesar Penis dengan Silikon

Alasan Indonesia Terpilih Tuan Rumah Miss World

Meriah Halal Bihalal Jokowi di Kelapa Gading

KONI Minta PSSI Djohar Jangan Seperti Anak-anak

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.