Wolff Akui Masih Berharap Bisa Dengar Saran Lauda

I Gede Ardy Estrada
·Bacaan 1 menit

Musim 2020 merupakan salah satu periode dominan Mercedes dalam F1. Silver Arrows meraih 13 kemenangan dalam 17 balapan yang digelar di tengah pandemi Covid-19.

Superioritas itu memastikan Mercedes berhasil mengklaim gelar ganda tujuh musim beruntun. Ya mereka menyabet titel konstruktor dan pembalap lewat Lewis Hamilton.

Kendati mampu melanjutkan dominasi, Prinsipal Tim Mercedes, Toto Wolff mengakui ada banyak momen musim ini ketika dirinya ingin minta saran almarhum Niki Lauda.

Selain akrab karena sama-sama dari Austria, keduanya pun pernah bekerja sama sejak 2013. Lauda merupakan mantan Ketua Non-Eksekutif Mercedes.

Skuad Mercedes-AMG Petronas, termasuk prinsipal tim Toto Wolff, pembalap Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, merayakan gelar konstruktor F1 ketujuh yang mereka raih dalam tujuh musim secara beruntun.

Skuad Mercedes-AMG Petronas, termasuk prinsipal tim Toto Wolff, pembalap Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, merayakan gelar konstruktor F1 ketujuh yang mereka raih dalam tujuh musim secara beruntun. <span class="copyright">Mercedes AMG</span>
Skuad Mercedes-AMG Petronas, termasuk prinsipal tim Toto Wolff, pembalap Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, merayakan gelar konstruktor F1 ketujuh yang mereka raih dalam tujuh musim secara beruntun. Mercedes AMG

Mercedes AMG

Meskipun Wolff mengaku ada beberapa kesempatan musim ini di mana ia berharap dapat meminta nasehat Lauda, sang prinsipal sudah bisa menebak sarannya.

Menurut Wolff, pendekatan yang blak-blakan dan apa adanya membuat dirinya paham apa pendekatan yang akan diambil Lauda dalam situasi-situasi tertentu.

"Lucunya, saya kerap bertanya kepada diri sendiri, 'Apa yang akan kamu lakukan, Niki?' Lalu jawaban seolah datang langsung darinya," ujar Wolff.

"Itu karena dia orang yang sangat terbuka dan selalu terus terang terkait apa pun. Ketika saya bertanya Niki akan selalu menjawab dengan pasti," Wolff menuturkan.