Wolff Bantah Russell Senjata untuk Tekan Hamilton

Luke Smith
·Bacaan 2 menit

Pertaruhan yang dilakukan Wolff terhadap George Russell tampaknya berbuah manis. Pengganti sementara Hamilton, yang kini sedang menjalani isolasi mandiri akibat Covid-19, tersebut malah memimpin dua sesi latihan bebas, Jumat (4/12/2020).

Pembalap muda Inggris itu ternyata cepat beradaptasi dengan kokpit Mercedes W11. Padahal di awal, ia mengaku kesempitan dan terpaksa menggunakan sepatu dengan ukuran satu nomor lebih kecil.

Pencapaian tersebut mengejutkan karena bersama Williams, Russell tak pernah mendapat satu poin pun. Banyak yang mempertanyakan, bahkan sangsi terhadap pilot 22 tahun tersebut.

Horner bangga dengan prestasi Russell karena mampu memanfaatkan kesempatan bersama Mercedes. Ia bisa jadi senjata untuk menurunkan nilai kontrak Hamilton.

“Saya yakin Toto ingin menggunakan dia sebagai alat untuk negosiasi kontrak Lewis dalam berbagai cara, bentuk atau format tertentu,” ucap Horner.

“Akan sangat menarik melihat bagaimana hasilnya, tapi bagus menyaksikan para pembalap muda lain mendapat kans dan peluang.”

Tapi Wolff tak setuju dengan pendapat tersebut. Ia menekankan bahwa apa pun yang terjadi, perpanjangan kontrak Hamilton dan Mercedes aman. Nilainya pun tidak akan turun.

Kedua pihak ingin melanjutkan perjalananan di Formula 1 bersama-sama. Hanya saja, masih ada beberapa persyaratan yang perlu didiskusikan sebelum sampai ke hitam di atas putih.

Baca Juga:

Wolff: Sistem Konvergensi Mesin adalah Sebuah Penghinaan Wolff Kritisi Regulasi Baru Power Unit

“Kami telah membahas menempatkan George di mobil, kami tahu apa yang kami miliki dengan Lewis dan kami tahu apa yang dia miliki dengan tim,” Wolff menjelaskan.

“Situasi seperti ini tidak akan pernah bisa dimanfaatkan untuk kekuatan tawar menawar, baik oleh dia maupun kami.

“Itu bisa berjalan dua arah, dan saya sangat hormat kepadanya 8, bagaimana dia membalap dan rekornya. Apapun yang terjadi akhir pekan ini atau sesudahnya, tak berdampak pada pembicaraan kami.”

Proses pembaruan kontrak tertunda karena juara dunia F1 tujuh kali itu sedang fokus memulihkan diri akibat Covid-19.

“Batas waktu diundur hingga dia sembuh. Kami tahu, perlu menyelesaikan segera,” ucap Wolff.

“Prioritas kami adalah membangkitkannya dan hingga hasil (tes) negatif. Kami akan bertemu atau menggunakan Zoom untuk penandatanganan.”