Wonderkid Persija Ungkap Pesan dari Shin Tae-yong: Melawan Rasa Lelah Sebelum Napas Habis

Bola.com, Jakarta - Wonderkid Persija Jakarta, Sandi Arta Samosir menceritakan pengalamannya dilatih oleh Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-19. Para pemain dituntut untuk bekerja keras dalam latihan oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Saat ini, Sandi masih mengikuti pemusatan latihan (training centre) di Timnas Indonesia U-19 yang telah berlangsung sejak bulan puasa. Bersama 43 nama lainnya, gelandang Persija U-18 itu berlatih secara virtual melalui video conference yang dipandu oleh Shin Tae-yong.

Banyak ilmu yang berhasil diserapnya selama ditangani oleh Shin Tae-yong. Sandi menyebutkan bahwa arsitek berusia 51 tahun tersebut selalu menyemangati para pemain yang kelelahan.

"Satu hal yang selalu saya ingat dari coach Shin Tae-yong, yakni setiap pemain harus kerja keras. Tidak boleh menyerang saat latihan maupun ketika bertanding," kata Sandi dinukil dari laman Persija.

"Ketika kami lelah, kami mau tidak mau harus melawan itu. Dia mengingatkan harus melawan rasa lelah sebelum napas habis," imbuh pemain asal Binjai, Sumatera Utara ini.

Shin Tae-yong dikenal sebagai pelatih yang berkarakter tegas dan gemar menggenjot fisik anak buahnya. Sejauh ini, Sandi masih semangat melahap pola latihan Timnas Indonesia U-19.

"Tetap jalani dengan gembira apalagi latihan tidak jauh berbeda dengan di Persija. Yang penting menjalani dengan penuh semangat," jelas Sandi.

TC virtual Timnas Indonesia U-19 telah digeber sejak 14 Mei 2020. Tim berjulukan Garuda Muda ini harus mematangkan persiapan sebelum menghadapi dua hajatan besar dalam waktu dekat.

Timnas Indonesia U-19 akan lebih dulu terjun di Piala AFC U-19 2020 pada Oktober mendatang di Uzbekistan dan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 pada Mei tahun depan.

Daftar 44 Pemain TC Timnas Indonesia U-19

Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menendang bola saat latihan Timnas U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Senin (13/1/2020). Pria asal Korsel ini menjadi supervisi untuk Timnas Indonesia senior, U-22, U-20, dan U-16. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
  • 1. Amanar Abdillah, Bhayangkara FC
  • 2. Sutan Diego, Persija
  • 3. Rizky Ridho, Persebaya
  • 4 Erlangga Setyo, Persib
  • Amiruddin Bagas Kaffa, Barito Putera
  • 6. Beckham Putra, Persib
  • 7. Witan Sulaeman, FC Radnik Surdulica
  • 8. Fadilah Nur Rahman, Diklat Ragunan
  • 9. Muhammad Rifaldo, Mitra Kukar
  • 10. Mohammad Kanu, Babel United
  • 11. Figo Sapta, Persija
  • 12. Ahmad Rusadi
  • 13. Kartika Vedhayanto, PSIS
  • 14. Muhammad Adi Satryo, PSMS
  • 15. Mochammad Supriadi, Persebaya
  • 16. Muhammad Fajar Fathur Rahman, ASAD 313
  • 17. Alif Jaelani, Barito Putera
  • 18. Irfan Jauhari, Bali United
  • 19. Irfan, AS Abadi Tiga Naga
  • 20. Harberd Akhova Sokoy, PPLP Papua
  • 21. Pratama Arhan Alif, PSIS
  • 22. Braif Fatari, Persija
  • 23. Risky Muhammad, Persija
  • 24. Bayu M Fiqri, PON Jatim
  • 25. Khairul Imam Zakiri, Cueta 19
  • 26. Mochamad Yudha, Barito Putera
  • 27. Saddam Emiruddin, PSS
  • 28. Arya Putra, Borneo FC
  • 29. I Kadek Dimas, Bali United
  • 30. Muhammad Fadhil, Semen Padang
  • 31. Sandi Arta, Persija
  • 32. Alfeandra Dewangga, PSIS
  • 33. Miftahul Husyen, Bhayangkara FC
  • 34. Komang Tri Arta, Bali United
  • 35. Hamsa Lestaluhu, Bhayangkara FC
  • 36. Komang Teguh, Diklat Ragunan
  • 37. Liba Valentino, Bhayangkara FC
  • 38. Theofillo Numberi, Persipura
  • 39. Serdi Ephy, Bhayangkara FC
  • 40. Deka Muhammad Toha, ASAD 313
  • 41. Andra Oktaviansyah
  • 42. Muhammad Darmawan, PPLP DKI
  • 43. Mahmud Cahyono, PPLP DKI
  • 44. Ernando Ari, Persebaya  

Video