Woods tolak bermsin di Saudi, meski akan mendapat uang tampil 3 juta dolar AS

Miami (AFP) - Mantan pegolf nomor satu dunia Tiger Woods mengatakan pada Selasa bahwa ia telah menolak tawaran untuk bermain di turnamen golf Internasional Saudi, tetapi membela hak para pemain untuk berpartisipasi dalam acara tersebut.

Berbicara pada malam Hero World Challenge di Bahama, Woods mengatakan dia telah menolak undangan untuk bermain di Arab Saudi meskipun akan mendapat uang tampil sebesar 3 juta dolar AS (2,7 juta euro).

"Saya hanya tidak ingin pergi ke sana," kata Woods kepada ESPN. "Terlalu jauh."

Para pegolf yang berpartisipasi dalam Saudi International menghadapi kritik di event perdana tahun lalu, yang digelar hanya beberapa bulan setelah pembunuhan jurnalis Saudi yang berbasis di AS, Jamal Khashoggi pada Oktober 2018.

ESPN melaporkan Woods pertama kali menolak undangan dari penyelenggara untuk tampil di event 2019 sebelum pembunuhan Khashoggi, dan menolak tawaran kedua untuk bermain di turnamen 2020, yang berlangsung dari 30 Januari hingga 2 Februari mendatang.

Komentar Woods muncul setelah Phil Mickelson menjadi pegolf terbaru untuk mengkonfirmasi bahwa ia akan bermain di event tersebut tahun depan.

Keputusan Mickelson berarti ia akan absen pada Phoenix Terbuka tahun depan untuk pertama kalinya sejak 1990. Langkah ini memicu kekecewaan di media sosial.

"Anda lebih memilih mengambil uang dari rezim yang korup," tulis seorang komentator di Twitter. "Ayo, Phil."

Mickelson merespons komentar itu secara langsung. "Saya senang bermain dan melihat tempat di dunia yang belum pernah saya kunjungi," tulisnya.

"Saya mengerti mereka yang kesal atau kecewa. Anda akan baik-baik saja. Saya senang mengikuti ini untuk pertama kalinya."

Ditanya tentang kritik terhadap keputusan Mickelson pada Selasa, Woods mengatakan dia percaya turnamen itu dapat membantu menumbuhkan golf di Arab Saudi.

"Saya mengerti motif politik di baliknya," kata Woods tentang kritik terhadap Mickelson.

"Tetapi permainan golf juga dapat membantu menghilangkkan semua itu juga. Ada banyak pemain top yang bermain di turnamen itu.

"Ini bukan tempat bermain golf tradisional tetapi sudah berkembang sedikit.

"Saya ingat pergi ke Dubai untuk pertama kalinya dan melihat dua atau tiga bangunan di kaki langit. Sekarang ini seperti kaki langit Kota New York. Permainan golf juga telah berkembang.

"Dulu hanya ada beberapa lapangan, sekarang mereka ada di mana-mana. Sama dengan Abu Dhabi. Dan mungkin akhirnya Arab Saudi."