World Superbike Bukan Akhir Karier Tito Rabat

Scherazade Mulia Saraswati
·Bacaan 2 menit

Ada semacam anggapan, bahwa World Superbike (WSBK) masih menjadi balap kasta kedua setelah MotoGP. Hal yang juga diakui oleh CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, dalam wawancara dengan sebuah media Italia tahun lalu.

“Saya mengatakan WSBK adalah divisi kedua dari (balap) motor dan kemudian banyak orang-orang menjadi marah. Saya tidak peduli karena memang itu kenyataannya,” ucapnya.

Sontak pernyataan Ezpeleta langsung menuai sanggahan dari bintang WSBK, Jonathan Rea, dan Direktur BMW Motorrad, Marc Bongers. Pada intinya, mereka berdua tidak sependapat dengan bos Dorna tersebut.

Terlepas dari komentar Ezpeleta, World Superbike nyatanya tetap diminati pembalap dan pencinta balap motor, walau memang jumlahnya tak sebanyak yang menggilai kejuaraan dunia MotoGP.

Kembali ke soal Tito Rabat. Setelah kehilangan kursi di Esponsorama Racing - juga dikenal Avintia Racing - rider asal Spanyol itu menemukan pelabuhan baru bernama Barni Racing Team Ducati di WSBK.

Kontrak berdurasi satu tahun itu pun ibarat kesempatan kedua bagi Rabat untuk membuktikan, bahwa kariernya sebagai pembalap profesional belum habis.

Tito Rabat, Barni Racing Team

Tito Rabat, Barni Racing Team<span class="copyright">Tito Rabat</span>
Tito Rabat, Barni Racing TeamTito Rabat

Tito Rabat

Seolah sadar tidak mampu memenuhi ekspektasi di MotoGP, ditambah kegagalan menaklukkan Honda-Ducati, Rabat kemudian bertekad menguras potensinya habis-habisan di WSBK 2021.

“Saya ingin menunjukkan potensi penuh saya dalam kejuaraan ini. Saya akan memiliki peralatan yang luar biasa dan tim hebat. Saya ingin berterima kasih kepada Barni Racing Team dan Ducati atas kesempatan ini,” tuturnya.

“Bagi saya, tantangan dimulai ketika saya menaiki Ducati Panigale V4 R untuk pertama kali. Saya tak sabar segera mengendarainya dan saya akan bekerja keras supaya siap dalam tes pertama.”

Menarik dinantikan bagaimana kiprah Rabat di World Superbike sepanjang musim depan, karena tersingkir dari MotoGP bukan akhir segalanya.

Dia bisa mengikuti jejak Scott Redding, yang dalam debutnya di WSBK 2020 ditutup dengan status runner-up, bahkan merupakan penantang kuat Rea dalam perebutan gelar juara.

Atau, nama Rabat masuk sejarah seperti Max Biaggi, mantan pembalap MotoGP yang sukses menggondol dua titel dunia WSBK pada 2010 dan 2012.

Pastinya, semua pertanyaan tentang Tito Rabat, terutama menyangkut performanya di World Superbike, baru akan dapat terjawab akhir 2021 nanti.

World Superbike (WSBK) Spanyol 2020

World Superbike (WSBK) Spanyol 2020<span class="copyright">Gold and Goose / Motorsport Images</span>
World Superbike (WSBK) Spanyol 2020Gold and Goose / Motorsport Images

Gold and Goose / Motorsport Images