World Superbike di Mandalika: Ducati Syok dan Murka Gara-gara Kargo Motor Dibuka Ilegal

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Kabar tidak menyenangkan muncul menjelang perhelatan World Superbike 2021 seri Indonesia di Sirkuit Mandalika. Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tim Ducati Corse dikabarkan marah besar karena kotak kargo milik mereka dibuka secara ilegal oleh pegawai trek dari pihak penyelenggara lokal.

Kabar tersebut dirilis media asing Speedweek, Kamis (11/11/2021). Menurut media tersebut, tim Ducati benar-benar shock pada Rabu (10/11/2021). Penyebabnya, mereka kotak kargo mereka sudah dibuka secara ilegal.

Seperti diketahui perhelatan World Superbike 2021 seri terakhir digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok. Ini menjadi kesempatan pertama Mandalika International Street Circuit menggelar baapan kelas dunia.

Kargo tim-tim peserta WorldSBK, WorldSSP, dan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) sudah tiba di Mandalika, Lombok, pada Selasa (9/11/2021) malam, setelah diterbangkan dari Doha, Qatar. Kargo yang berisi motor balap, perlengkapan tim, dan juga peralatan siaran Dorna Sports itu sudah disimpan di bagian paddock sirkuit.

Tetapi, Ducati mengetahui kargo motor milik pembalap pabrikan, Michael Rinaldi, sudah terbuka. Speedweek mendapatkan video dan gambar dari korespondennya di Indonesia.

Speedweek kemudian melakukan penelusuran. Hasilnya, mereka mendapati seorang pegawai trek balap dari penyelenggara lokal MGPA membuka kotak kargo Ducati dan mengutak-atik sepeda motor Michael Rinaldi. Padahal, Peti barang hanya boleh dibuka oleh bea cukai dan tim untuk mencegah spionase dan manipulasi industri.

Sudah Dipecat

Foto aerial perkembangan pembangunan Sirkuit Jalan Raya Mandalika yang berada di dalam Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Kamis (14/1/2021). Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengabarkan perkembangan pembangunan Sirkuit sudah mencapai 42,98 persen. (foto dok MGPA)
Foto aerial perkembangan pembangunan Sirkuit Jalan Raya Mandalika yang berada di dalam Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Kamis (14/1/2021). Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengabarkan perkembangan pembangunan Sirkuit sudah mencapai 42,98 persen. (foto dok MGPA)

Direktur eksekutif SBK, Gregorio Lavilla, memberikan tanggapan saat ditanyai Speedweek tentang insiden tersebut.

"Kami sangat menyesal, kejadian ini di luar kendali kami," kata Direktur Eksekutif SBK, Gregorio Lavilla,

"Karyawan itu sudah dipecat," imbuh dia.

Sementara itu, sebagian besar anggota tim Superbike baru tiba di Mandalika pada Minggu (14/11/2021) dan Senin (15/11/2021), karena mereka kemudian harus dikarantina selama tiga hari di Jakarta terlebih dahulu.

Beberapa karyawan Dorna sudah berada di lokasi. Pasalnya, sebelum balapan SBK (19-21 November) akan ada perebutan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) akhir pekan depan ini yang juga akan diselenggarakan oleh badan olahraga Spanyol.

Logistik Tim Tiba Selasa

Seperti dikutip Antara, keperluan logistik WorldSBK, WorldSSP, dan IATC diboyong oleh pesawat kargo Boeing 777 Freighter Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR8872 dan didaratkan di Bandara Internasional Lombok, Praya.

"Logistik itu dibawa secara bergelombang, baik melalui jalur transportasi udara maupun jalur transportasi air. Jenis motor yang datang itu mulai dari 500cc sampai 1000cc," tutur Direktur Strategis dan Komunikasi Happy K Harianto, yang juga menyebut logistik ini diangkut dengan truk-truk kontainer menuju sirkuit.

Menurut Happy K Harianto, truk-truk tersebut berisi motor pembalap beserta suku cadangnya, alat komunikasi tim, peralatan TV dan video, serta logistik dari Dorna Sports selaku promotor induk WorldSBK.

Sementara itu, logistik yang dibawa lewat jalur transportasi air di antaranya adalah ban Pirelli, oli, dan bahan bakar motor. "Jumlah motor pembalap yang telah tiba itu ada 70 unit, dan 26 untuk IATC," tutur Happy K Harianto.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel