Wow, Gaji TKI Perawat di Jepang Rp20 Juta

Liputan6.com, Jakarta: Program kerjasama antar Pemerintah (Government to Government / G to G) Indonesia - Jepang khusus TKI Perawat, Indonesia telah memberangkatkan sebanyak 791 orang sejak Tahun 2008-2009.

Bahkan TKI Perawat yang lulus mengikuti ujian nasional Bahasa Jepang di negeri saklura selama kurun waktu 2010-2012 sebanyak 85 orang terdiri dari 51 TKI nurse dan 34 TKI Careworker.

"Saya dapat kabar, bahwa TKI perawat yang mengikuti ujian nasional bahasa Jepang, TKI Indonesia rata-rata lulus sebanyak 50 persen dalam ujian bahasa Jepang. Indonesia unggul dari TKI Filipina bahkan orang Jepang sendiri," kata Jumhur, dalam sambutan acara penutupan Diklat Bahasa Jepang TKI Perawat G to G, di gedung graha HB Yasin P4TK Bahasa, Kemenbud, Jagakarsa, Jakarta, Rabu (11/4).

Sementara Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah BNP2TKI, Haposan Saragih menegaskan program kerjasama G to G perawat dilakukan berdasarkan nota kesepahaman antara BNP2TKI dengan Japan Internasional Corporation For Welfare Service JICWELS di Jakarta.

"Program ini menindaklanjuti kesepakatan Indonesia-Jepang Economic Partnership (IJEPA) yang ditanda tangani Presiden Susili Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe di Tokyo, Jepang pada Nopember 2006," ujarnya

Disingung soal gaji TKI perawat di Jepang, Haposan menjelaskan sekitar Rp17-Rp20 juta. Namun syarat yang harus ditempuh telah menjalani Diklat Bahasa Jepang dan menjalani kontrak kerja selama tiga tahun.

"Bahkan bagi TKI yang lulus ujian nasional mendapatkan kesempatan memperpanjang kontrak kerja sesuai kesepakatan bersama dengan perusahaan tempatnya bekerja dengan gaji di kisaran Rp25 juta sampai Rp30 juta," pungkasnya. (ARI)