Wow, Pesilat Cantik Indonesia Ajari Atlet UFC Cara Tarung Jalanan

Yudhi Maulana

VIVA – Pesilat cantik Indonesia, Chintya Candranaya tahu betul bagaimana cara bertarung di jalanan. Bahkan dia berani mengajarkan salah satu atlet UFC, Maiquel Falcao untuk membela diri saat terlibat perkelahian di jalan. 

Falcao pernah mengalaminya tahun 2013 lalu, saat itu dia dipukul KO oleh sejumlah orang akibat persoalan serius. Dia menggoda pacar dari anggota geng motor.

Awalnya Falcao menggoda wanita muda di dalam minimarket, merasa terganggu sang wanita meminta pertolongan yang ternyata pacarnya sedang menunggu di luar. Sontak sang pacar menghampiri Falcao. Dia tidak sendiri ada beberapa temannya yang menemani. 

Baca juga: Cerita Pesilat Cantik Indonesia Ngamuk Buat 6 Preman Masuk UGD

Falcao bersama sang rekan jadi sasaran empuk, bogem mentah diarahkan ke tubuh kekarnya. Awalnya Falcao sempat melawan, namun kondisi berbeda saat perkelahian lanjut di depan toko. Dia dihujani pukulan bahkan ada juga yang menggunakan balok kayu. Petarung asal Brasil dan temannya itu akhirnya tersungkur.


Dalam hal ini, Falcao memang tidak bisa dibenarkan atas tingkah tidak terpujinya itu. Namun Chintya dalam curhatannya di akun media youtube pribadi menjelaskan bagaimana atlet UFC profesional saja tidak bisa melakukan perlawanan menghadapi orang yang notabene adalah anak muda tidak terlatih. Menurut Chintya ada teknik khusus yang wajib dikuasai oleh Falcao. 

"Pertarungan di jalanan adalah tanpa aturan main dan tidak ada wasit yang menengahi. Kita melihat Falcao diserang langsung saat mereka belum siap tapi mereka bisa membalas balik. Tapi keadaan berbeda saat pertarungan berlanjut di luar toko,” kata Chintya. 

"Kedua petarung terlatih itu dikerubuni oleh beberapa orang dan diantaranya membawa kayu. Kemudian membuat kedua petarung tidak berdaya, hingga tidak sadarkan diri. Setelah pingsan mereka masih dihajar oleh orang yang notabene bukan profesional,” lanjut dia. 

Cara bertarung di jalan 

Chintya mengajarkannya melalui pengalaman pribadinya. Dia curhat pernah terlibat pertarungan dengan enam pria kriminal. Saat itu, Chintya dan beberapa rekannya sedang bepergian dan tiba-tiba datang segerombolan orang tak dikenal menghampiri. 

Yang lebih menakutkan, mereka mengancam dengan senjata tajam. Niat buruk memang direncanakan enam pria itu. Tapi bukan Chintya jika tidak memberikan pelajaran. Wanita tangguh ini merespons dengan perlawanan brutal. Pukulan dan tendangan menjadi hadiah untuk preman-preman tersebut. 

Baca juga: Geger, Pesilat Cantik Indonesia Pamer Ilmu Memalu Paku Pakai Tangan

"Chintya pernah beberapa kali berhadapan dengan kriminal. Pernah dihadang oleh enam orang dengan sajam untuk mengancam. Padahal itu diparkiran dan cukup ramai waktu itu," kata Chintya. 

"Timingnya adalah saat mereka mengancam. Jadi saat mereka sudah mulai mengeluarkan sajam dan mendekat untuk mempersempit jarak, kita beri langsung. Satu tendangan ke arah leher untuk paling dekat, psikologisnya yang lain pasti kaget," lanjut dia. 

Kerasnya serangan Chintya bahkan membuat mereka berakhir di rumah sakit. "Setelah dapat waktu sedikit selama satu detik Chitya memberikan pukulan ke dada, tendangan ke lutut dan  satu pukulan ke leher. Mereka setelah itu berakhir di UGD. Teman saya dan dua orang pelaku yang tidak jadi maju sama-sama ke rumah sakit," tutup dia.