Wow, PSG Tuntut Real Madrid Bayar Rp 3,7 Triliun untuk Mbappe

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Paris- PSG masih mengharapkan dapat untung dari transfer Kylian Mbappe. Setelah menolak tawaran 160 juta euro untuk Mbappe, PSG masih pasang harga tinggi 220 juta euro atau Rp 3,7 triliun, wow!

Angka ini dilansir Les Parisien. Kalau benar, ini hanya kurang 2 juta euro dari transfer Neymar ke PSG 2017 lalu. Saat itu, PSG memboyong Neymar ke Barcelona dengan transfer 222 juta euro.

Saat itu, Barcelona baru saja memperbarui kontrak Neymar. Dia pun diberi klausul kontrak 222 juta euro yang ternyata bisa dipenuhi oleh PSG.

Transfer Neymar dari Barcelona ke PSG masih menjadi rekor transfer yang belum terkalahkan hingga saat ini. Sedangkan Mbappe dibeli PSG dengan transfer 145 juta euro plus bonus 35 juta euro untuk Monaco kalau sang pemain memperpanjang kontrak atau dijual.

Media Spanyol, Marca melansir PSG masih ingin dapat untung 40 juta euro dari transfer Mbappe. Padahal, Mbappe akan berstatus bebas transfer musim depan alias gratis.

Panik

PSG masih belum rela lepas Kylian Mbappe ke Real Madrid, sudah siap rugi? (AFP)
PSG masih belum rela lepas Kylian Mbappe ke Real Madrid, sudah siap rugi? (AFP)

Dari komentar Leonardo kepada media Rabu kemarin, direktur teknik PSG itu terlihat panik. PSG seperti kehilangan akal untuk membujuk Mbappe terus bertahan di klub.

Leonardo bahkan tak ragu menuduh Real Madrid sudah bertindak curang.

"Real Madrid bersikap seperti di dua tahun terakhir dan itu tidak fair. Mereka bahkan kontak pemain. Itu tak bisa diterima dan ilegal," ujar Leonardo.

Penuhi Syarat

Kylian Mbappe (AFP)
Kylian Mbappe (AFP)

Leonardo menegaskan sekali lagi PSG tak pernah menghalangi Mbappe untuk gabung dengan Madrid.

"Kalau dia ingin pergi, kami tak akan menghalangi dia, tapi ini harus dalam aturan kami. Mbappe selalu janji dia tak akan meninggalkan klub dengan gratis."

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel