WSJ: Di masa COVID-19, AS catat penurunan angka harapan hidup terburuk

Pandemi COVID-19 membawa berbagai penderitaan bagi warga Amerika Serikat (AS), dan kinerja negara itu tertinggal dari negara-negara maju lainnya, dengan AS harus memikirkan bagaimana melakukan yang lebih baik di masa depan menghadapi ancaman yang meluas terhadap kesejahteraan rakyatnya, dilaporkan The Wall Street Journal (WSJ) pada Selasa (6/9).

Sebuah laporan yang dirilis baru-baru ini oleh Pusat Statistik Kesehatan Nasional AS mengungkapkan bahwa selama tahun-tahun puncak pandemi pada 2020 dan 2021, angka harapan hidup di AS, yang merupakan ukuran paling dasar dari kesejahteraan nasional, turun secara signifikan hingga 2,7 tahun, dari 78,8 tahun menjadi 76,1 tahun, yang merupakan level terendah sejak 1996, kata laporan tersebut.

"Sederhananya, pandemi menghapus efek kemajuan di bidang inovasi medis dan gaya hidup yang lebih sehat yang dicapai dalam seperempat abad," tulis artikel opini berjudul "Owning Up to America's Covid Pandemic Failures" itu.

Penurunan ini tidak terdistribusi secara merata di seluruh populasi. Angka harapan hidup pada pria turun hingga 3,1 tahun dibandingkan 2,3 tahun pada wanita, dan perbedaan keseluruhan antara pria dan wanita melebar dari 4,8 tahun menjadi kurang dari 6 tahun, kesenjangan yang terakhir terlihat pada pertengahan 1990-an.

"Dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya, AS menorehkan catatan yang buruk selama dua tahun terakhir. Pada 2020, penurunan angka harapan hidup AS lebih dari tiga kali rata-rata negara maju lainnya," tambah laporan itu. Selesai