Wu Yibing petenis China pertama yang menang di Grand Slam sejak 1959

Wu Yibing pada Senin waktu setempat menjadi petenis putra China pertama dalam 63 tahun yang memenangi pertandingan tunggal pada turnamen Grand Slam ketika ia menyingkirkan unggulan 31 Nikoloz Basilashvili dari US Open.

Wu (22), menang 6-3, 6-4, 6-0 pada babak pertama, melontarkan sembilan ace dalam 31 winner atas lawannya yang berasal dari Georgia.

Mei Fu Chi, pada Wimbledon 1959, adalah petenis putra China terakhir yang memenangi pertandingan pada turnamen major.

Wu, peringkat 174 dan harus melalui babak kualifikasi, adalah juga putra China pertama yang memenangi pertandingan tunggal US Open sejak Cheng Guy pada 1935.

Baca juga: Tsitsipas terdepak dari US Open usai ditaklukkan petenis kualifikasi
Baca juga: Medvedev melenggang ke babak kedua US Open

"Senang dan mengasyikkan, tetapi masih banyak pertandingan yang akan datang," kata Wu kepada atptour.com yang dilansir AFP.

"Set ketiga, saya tidak tahu apakah dia sakit atau apa, saya hanya berusaha menguasai semua bola dan berusaha tetap dalam permainan, tidak memikirkan tentang menang atau kalah.

"Itulah mengapa saya kira saya tidak menunjukkan banyak emosi. Saya merasa cukup tenang."

Wu adalah juara junior 2017 di New York namun karir profesionalnya dilanda cedera dan ia menepi sepenuhnya sejak Maret 2019 hingga Januari 2022.

Ia menempati peringkat rendah 1.869 pada Maret namun sekarang sudah memenangi 14 pertandingan berturut-turut.

Wu selanjutnya akan menghadapi petenis kualifikasi asal Portugal Nuno Borges yang mengalahkan penerima wildcard asal AS Ben Shelton 7-6(8/6), 3-6, 7-6 (5/7), 6-7 (8/10), 6-3.

Zhang Zhizhen menyia-nyiakan kesempatan emas untuk bergabung dengan Wu pada babak berikutnya ketika ia kehilangan tujuh match point dalam kekalahan lima set oleh Tim van Rijthoven dari Belanda.

Baca juga: Serena Williams tunda pensiun dengan kemenangan babak pertama US Open
Baca juga: Petenis kualifikasi singkirkan Halep pada babak pertama US Open