Xi Jinping Tak Pakai Bahasa Inggris Saat Ngobrol dengan Joe Biden Secara Virtual

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Washington, DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping untuk pertama kalinya bertemu secara virtual. Mereka membahas ekonomi, pandemi, hingga peran AS-China sebagai negara besar.

Gedung Putih menyiarkan awal pertemuan mereka di YouTube. Presiden Xi Jinping tampak kalem dan berbincang dengan bahasa Mandarin.

Presiden Xi Jinping adalah satu dari beberapa pemimpin negara besar di dunia yang diketahui jarang berbahasa Inggris. Meski demikian, Xi sepertinya bisa memahami bahasa Inggris.

Hal itu berdasarkan cerita Mantan Presiden AS Donald Trump yang mengaku kaget saat mendengar Presiden Xi memakai bahasa Inggris.

Trump mendengar Xi memakai bahasa Inggris ketika sedang bercerita mengenai serangan militer AS ke Suriah pada 2017. Saat itu, Trump dan Xi sedang makan kue cokelat di kediaman Trump di Mar-a-Lago.

"Ketika saya bercerita kepadanya apa yang baru kita lakukan, misilnya baru meluncur, ia (Xi Jinping) melihat ke arah saya dan berkata 'repeat'. Saya dulu sebenarnya tidak tahu dia bicara bahasa Inggris," ujar Donald Trump ketika berorasi Agustus lalu.

Trump pun ingin mendengar ucapan Xi Jinping sekali lagi, dan presiden China kembali berkata 'repeat.'

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kemampuan Bahasa Para Pemimpin

Presiden Rusia Vladimir Putin (Mikhail Klimentyev/Pool Photo via AP)
Presiden Rusia Vladimir Putin (Mikhail Klimentyev/Pool Photo via AP)

Menurut laporan The Washington Post, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe juga kesulitan berbahasa Inggris.

Kanselir Jerman Angela Merkel diketahui bisa bicara setidaknya tiga bahasa: Jerman, Inggris, dan Rusia. Ia berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dengan bahasa Rusia.

Namun, Putin juga fasih berbahasa Jerman, serta bisa bahasa Inggris. Ini artinya Jerman dan Rusia sama-sama punya pemimpin trilingual.

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, juga fasih bahasa Inggris, Mandarin, dan Melayu. Ia juga dilaporkan pernah belajar bahasa Rusia.

Presiden Emmanuel Macron juga bisa bahasa Inggris. Sementara, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menguasai bahasa Prancis yang merupakan salah satu bahasa nasional di Kanada.

Tokoh global lain yang bisa banyak bahasa adalah Presiden Komisi Eropa: Ursula von der Leyen. Wanita itu fasih bicara bahasa Inggris, Jerman, Prancis.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel