Xiamen catat peningkatan perdagangan dengan BRICS sebesar 26,3 persen

Kota pesisir Xiamen di Provinsi Fujian, China timur, mencatat pertumbuhan perdagangan dengan BRICS sebesar 26,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 76,46 miliar yuan (1 yuan = Rp2.192) dalam 10 bulan pertama tahun ini, demikian menurut Bea Cukai Xiamen.

BRICS merupakan akronim dari blok negara berkembang yang menggabungkan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.

Ekspor Xiamen ke negara-negara BRICS tercatat 23,44 miliar yuan selama periode Januari hingga Oktober 2022, naik 27,2 persen (yoy), sedangkan impornya dengan BRICS mencapai 53,02 miliar yuan, naik 26 persen.

Impor dan ekspor Xiamen dengan Afrika Selatan dan Brasil mempertahankan pertumbuhan pesat. Nilai perdagangan dengan kedua negara itu masing-masing mencapai 11,27 miliar yuan dan 23,37 miliar yuan, atau naik 31,1 persen dan 18,8 persen.

Barang impor utama pada periode tersebut meliputi bijih logam, pasir mineral, batu bara, lignit, serta produk pertanian. Sementara itu, barang ekspor utama meliputi produk mekanis dan kelistrikan, serta produk padat karya.