Xiaomi Bakal Rekrut 5 Ribu Engineer pada 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Xiaomi mengungkapkan rencana perekrutan lima ribu engineer teknologi pada 2021 untuk mendorong penelitian dan pengembangan berbagai inovasi.

Langkah tersebut dilakukan demi mewujdukan ambisi Xiaomi menjadi tempat idaman bagi semua engineer teknologi.

"Kami percaya bahwa unsur manusia adalah fondasi dari setiap inovasi. Mencari bakat terbaik selalu menjadi syarat utama dalam memperkuat kompetensi kami di bidang teknologi," ujar Chairman dan CEO Xiaomi, Lei Jun, dalam pembukaan konferensi teknologi tahunan Mi Developer Conference (MIDC 2020) di Beijing, seperti dikutip dari keterangan resminya pada Minggu (8/11/2020).

"Saat ini Xiaomi sudah memiliki 10.000 tenaga ahli pada tim engineer dan kami berencana untuk menambah 5.000 orang lagi pada tahun 2021," kata Lei.

Pencapaian Xiaomi

Suasana di lantai 1 kantor Xiaomi di Maofanglu Road, Beijing, Tiongkok. Liputan6.com/Agustin Setyo Wardani
Suasana di lantai 1 kantor Xiaomi di Maofanglu Road, Beijing, Tiongkok. Liputan6.com/Agustin Setyo Wardani

Dalam acara bertajuk "Technology for Life" itu, Xiaomi menunjukkan beberapa terobosan dalam berbagai bidang mulai kamera, layar, pengisian daya, IoT, manufaktur pintar, dan lainnya.

Di balik pencapaian itu semua, Xiaomi berkomitmen berinvestasi untuk penelitian dan pengembangan teknologi, serta merekrut engineer teknologi yang berbakat.

Sebagai perusahaan muda, Xiaomi tergabung dalam 20 perusahaan terbaik dari Tiongkok dalam hal investasi untuk penelitian dan pengembangan karena sudah mengalokasikan 10 miliar RMB pada tahun ini.

Teknologi Xiaomi

Salah satu teknologi yang diungkapkan dalam MIDC 2020 adalah lensa memanjang dan memendek (retractable), yang terinspirasi dari cara kerja kamera konvensional.

Teknologi yang dikembangkan secara mandiri ini memungkinkan untuk memasang lensa secara ringkas di badan smartphone dan bisa memanjang bila dibutuhkan.

Pencapaian teknologi lain juga diungkapkan seperti Mi Smart Factory atau manufaktur pintar, Xiaomi Share Development Network untuk kolaborasi dengan perangkat dari pihak ketiga, Xiaomi Vela integrated IoT software platform untuk memperkuat fondasi IoT dari Xiaomi, serta XiaoAi 5.0 yang memasuki fase baru dari asisten AI tradisional menjadi asisten gaya hidup cerdas.

Xiaomi memiliki portofolio paten teknologi dari berbagai bidang mulai dari smartphone, perangkat pintar, teknologi internet, manufaktur, dan desain produk.

Hingga 31 Desember 2019, sudah ada 14.000 lebih paten yang diberikan, serta 16.000 paten dalam proses pengajuan di berbagai negara. Di antara paten yang sudah diberikan, lebih dari 6.500 paten didaftarkan lintas negara dan wilayah yurisdiksi.

(Din/Why)