Xiaomi Mi 10 Bakal Jadi Smartphone Pertama yang Pakai Snapdragon 865

Liputan6.com, Maui - Ada kejutan di perilisan chipset Snapdragon 865 dari Qualcomm. Co-Founder sekaligus Vice Chairman Xiaomi Corporation Xiaomi, Lin Bin, hadir di acara yang digelar di Maui, Hawaii, Amerika Serikat ini.

Pada kesempatan itu, Lin Bin langsung menyebutkan, flagship smartphone Xiaomi Mi 10 bakal jadi salah satu smartphone pertama yang dirilis dengan chipset Snapdragon 865. Rencananya, Mi 10 akan di-launching tahun 2020.

Xiaomi Mi 10 sendiri merupakan penerus dari Mi 9 yang pada 2019 ini dirilis menggunakan chipset Snapdragon 855.

"Tahun ini, kami merilis smartphone Mi 9 dengan chipset Snapdragon 855. Kalau diingat-ingat, semua flagship smartphone kami mulai dari Mi 1, Mi 2, Mi 3, Mi Note, sampai ke seri Mi Mix semuanya ditenagai Snapdragon seri 8. Kini, saya umumkan Mi 10 akan jadi salah satu smartphone pertama yang pakai Snapdragon 865," kata Lin Bin di acara Snapdragon Summit 2019 di Maui, Selasa (3/12/2019).

Tahun depan kata Lin Bin, Xiaomi berencana merilis lebih dari 10 smartphone 5G dengan chipset Snapdragon. Salah satunya adalah Xiaomi 10.

Menurut Lin Bin, sudah banyak smartphone Xiaomi yang dirilis dengan chipset Snapdragon. Jika dihitung, kata Lin Bin, sudah ada 427 juta smartphone Xiaomi yang memakai chipset Snapdragon.

 

Kemampuan Snapdragon 865

Di panggung, Lin Bin juga mengungkap salah satu fitur yang pasti ada di Mi 10, yakni sensor kamera 108 MP, berkat dukungan image sensor processing (ISP) milik Qualcomm yang ada di Snapdragon 865.

Lin Bin mengatakan, inovasi 5G akan mengubah bagaimana orang menikmati foto dan video. Ia memperlihatkan sebuah foto yang diambil dengan sensor kamera 108MP yang menampilkan detail seluruh hasil foto.

Pengguna, kata Lin Bin, bisa memilih untuk melihat bagian mana yang mereka ingin nikmati dari sebuah foto beresolusi tinggi.

"Dengan sensor 108MP dan dukungan ISP dari Snapdragon 865, kita bisa menghadirkan resolusi super tinggi, bisa disimpan di cloud storage atau dibagikan dengan teman-teman. Kami percaya, imaging di era 5G bakal sangat menarik," tutur Lin Bin.

 

5G Ubah Bagaimana Penguna Pakai Smartphone

Bukan hanya untuk foto, Lin Bin menungkap, 5G juga akan mengubah bagaimana orang menikmati dan membuat konten video.

Pada Mi 9 CC misalnya, pengguna bisa mengambil video beresolusi 4K, frame rate 60fps, dan membuat video slow motion dengan frame rate 960fps. Ia pun menyebut, Mi 10 bakal hadir dengan teknologi yang lebih dari itu.

Era 5G, kata Lin Bin, juga akan menghadirkan lebih banyak aplikasi dan konten yang bisa dinikmati pengguna. Dengan begitu, ada pengalaman lebih yang dapat dirasakan pengguna saat 5G hadir ke lebih banyak tempat.

Bukan hanya smartphone, Lin Bin mengatakan, Xiaomi juga tengah mengembangkan berbagai perangkat IoT yang didukung dengan teknologi 5G Qualcomm.

"Kami tidak hanya membuat smartphone tetapi juga IoT. Kami memiliki 213 juta konsumen yang menggunakan produk IoT Xiaomi dan itu semuanya merupakan perangkat terhubung. Saat ini masih didukung dengan koneksi 4G. Bayangkan saat tahun depan 5G sudah hadir di banyak tempat, konektivitas IoT bisa dilakukan di jaringan 5G," katanya.

(Tin/Ysl)