XL Axiata Gandeng IPB dan Polman Astra untuk Kembangkan IoT di Jaringan 5G

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - XL Axiata telah resmi menggelar jaringan 5G sejak dinyatakan lulus dalam uji laik operasi (ULO) oleh Kemkominfo pada 12 Agustus lalu. Setelah demo pemanfaatan layanan 5G di berbagai kota, XL Axiata kini menggandeng IPB dan Politeknik Manufaktur (Polman) Astra untuk mengembangkan IoT berbasis jaringan 5G.

Dengan kerja sama ini, XL Axiata dan kedua perguruan tinggi akan berbagi pengetahuan dan keahlian agar mampu menyediakan platform IoT di jaringan 5G guna memenuhi kebutuhan dunia usaha, khususnya sektor pertanian dan manufaktur. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian secara virtual pada Rabu (25/8/2021).

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, mengatakan kerja sama ini dilakukan guna mempercepat pengembangan ekosistem 5G.

"Keberadaan jaringan 5G diharapkan dapat membuka jalan bagi para pelaku industri untuk melakukan banyak efesiensi proses melalui transformasi digital dengan memanfaatkan infrastuktur cerdas IoT," kata Gede.

Menurutnya, dengan kemampuan akses internet yang lebih cepat dan stabil, tersedianya jaringan 5G akan menjadi penggerak utama industri berbasis internet. Rencananya, kerja sama XL Axiata dengan kedua kampus akan berlangsung selama dua tahun ke depan.

XL Axiata sendiri memiliki laboratorium pengembangan IoT bernama X-Camp. Nantinya melalui X-Camp, XL Axiata dan IPB serta Polman Astra akan berbagi pengetahuan dan keahlian untuk meningkatkan kompetensi.

Dengan begitu, ketiganya akan mampu menyediakan platform IoT di jaringan 5G, untuk memenuhi kebutuhan dunia usaha, terutama sektor pertanian dan manufaktur.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Use Case 5G di Bidang Agrikultur

Chief Technology Officer XL Axiata I Gede Darmayusa (Foto: Screenshot acara MoU XL Axiata, IPB, dan Polman Astra).
Chief Technology Officer XL Axiata I Gede Darmayusa (Foto: Screenshot acara MoU XL Axiata, IPB, dan Polman Astra).

Salah satu use case dari solusi IoT IPB yang akan diaplikasikan menggunakan jaringan 5G XL Axiata adalah Melon Harvesting Robot. Teknologi ini dikembangkan IPB dan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus).

Solusi ini bertujuan untuk menentukan waktu panen secara akurat dengan image processing. Implementasi 5G XL Axiata untuk mendukung real-time communication antara robot dengan cloud/server. Pengembangan selanjutnya adalah pembuatan robot prototype kedua untuk pruning daun melon.

Sementara, Polman Astra dan X-Camp akan turut menerapkan 5G pada Quality Auto Inspection. Ini merupakan yaitu solusi terkait quality control barang hasil produksi yang berbasis pada image processing, dilanjutkan dengan part delivery dengan drone hingga Auto Transfer - AGV (Automated Guided Vehicle).

Use case tersebut akan diterapkan di PT Akebono Brake Astra Indonesia. Selain itu, turut pula dikembangkan mesin CNC (Computer Numerical Control) yang akan didukung dengan konektivitas 5G sehingga bisa dikendalikan dari jarak jauh secara presisi.

“Karena setiap pelaku industri memiliki kekhasannya masing-masing, maka solusi yang diberikan harus benar-benar menjawab kebutuhan yang terkadang sangat spesifik. Untuk itu kami merasa perlu untuk menggandeng lembaga riset seperti kampus dalam rangka bersama-sama mengeksplorasi problem dan solusi yang tepat guna,” kata Gede.

Perluas Layanan 5G ke Tiga Kota Baru

Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini (kanan) dan Direktur & CTO XL Axiata, I Gede Darmayusa, mencoba demo layanan 5G yang tersedia di XL Center, XL Axiata Tower, Jakarta, Rabu (18/8). Foto: Corpcomm XL Axiata.
Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini (kanan) dan Direktur & CTO XL Axiata, I Gede Darmayusa, mencoba demo layanan 5G yang tersedia di XL Center, XL Axiata Tower, Jakarta, Rabu (18/8). Foto: Corpcomm XL Axiata.

Melalui program X-Camp, XL Axiata bekerja sama dengan beberapa kampus guna menyediakan solusi untuk beberapa industri seperti pertanian, logistik, hingga smart building.

Gede berharap, kehadiran jaringan 5G akan membantu pengembangan solusi dan perangkat yang lebih canggih yang menjawab kebutuhan industri yang kian kompleks.

Ke depannya, XL Axiata secara bertahap terus memperluas jaringan 5G ke kota-kota lainnya. Medan, Banjarmasin, dan Makassar akan menjadi kota 5G XL Axiata berikutnya, ditargetkan akan siap pada pertengahan September 2021.

Kota-kota ini dipilih berdasarkan kesiapan infrastruktur jaringan yang ada untuk penggelaran 5G. Pelanggan dan masyarakat di ketiga kota tersebut akan dapat mencoba akses layanan 5G di masing-masing XL Center.

Saat ini XL Axiata memiliki lebih dari 56 juta pelanggan, yang ditopang lebih dari 156 ribu BTS, termasuk lebih dari 65 ribu BTS 4G. Jaringan 4G LTE XL Axiata juga terus diperluas, dan saat ini sudah mencapai lebih dari 458 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia.

XL Axiata juga terus berinvestasi untuk jaringan fiber, transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan berbagai upgrade jaringan lainnya untuk meningkatkan stabilitas, kapasitas jaringan, dan kualitas layanan seiring dengan terus meningkatnya trafik layanan data.

(Tin/Ysl)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel