XL Axiata Pastikan Proses Akuisisi LINK Masih Berlangsung

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT XL Axiata Tbk (EXCL) berencana mengambil alih atau akuisisi saham PT Link Net Tbk (LINK) hingga 66,03 persen.

Hingga saat ini, Group Head of Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih memastikan proses tersebut masih berjalan. Ayu, begitu panggilan akrabnya, mengatakan Perseroan ingin memastikan kesepakatan tersebut tidak merugikan salah satu pihak.

"Saat ini pembahasan terkait LinkNet masih berjalan untuk memastikan kesepakatan bisa memberikan manfaat dan tidak merugikan salah satu pihak yang terkait dengan aksi korporasi ini,” kata Ayu kepada Liputan6.com, Senin (11/10/2021).

Sayangnya, Ayu enggan menjelaskan lebih detail mengenai perkembangan rencana tersebut. Sebelumnya, Ayu mengatakan, XL Axiata and Axiata Group telah menandatangani kesepakatan tidak mengikat dengan pemegang saham mayoritas Link Net untuk melakukan akuisisi atas 66,03 persen saham Link Net.

Sementara rencana tersebut masih dalam proses, EXCL dikabarkan tengah menjajaki opsi merger dengan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN).

Namun Ayu tidak membenarkan maupun menyangkal kabar tersebut. Secara umum, Ayu mengatakan Perseroan selalu terbuka atas kemungkinan untuk melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak.

"Sejak dulu kami senantiasa terbuka untuk menjajaki berbagai kemungkinan untuk dapat melakukan aksi konsolidasi dengan pihak manapun,” kata dia.

Ayu mengatakan, aksi tersebut menjadi ranah pemegang saham, yakni Axiata Investments (Indonesia) Sdn. Bhd.

Pada penutupan perdagangan Senin, 11 Oktober 2021, saham EXCL melonjak 6,67 persen ke posisi Rp 3.200 per saham. Saham EXCL dibuka naik 10 poin ke posisi Rp 3.010 per saham.

Saham EXCL berada di level tertinggi Rp 3.250 dan terendah Rp 2.990 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 9.673 kali dengan volume perdagangan 793.638. Nilai transaksi Rp 249,1 miliar.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tanggapan Pengamat

Petugas teknisi XL Axiata melakukan pemeriksaan terhadap perangkat BTS 4G yang berada di ruas Jalan Tol Merak, Jakarta (Foto: XL Axiata)
Petugas teknisi XL Axiata melakukan pemeriksaan terhadap perangkat BTS 4G yang berada di ruas Jalan Tol Merak, Jakarta (Foto: XL Axiata)

Sebelumnya, Direktur Eksekutif ICT Institute, Heru Sutadi menilai EXCL perlu mempertimbangkan untuk mengekor langkah strategis yang dilakukan Indosat-Tri.

Hal itu diungkapkan Heru saat menanggapi rencana akuisisi EXCL atas Link Net. Dalam hematnya, aksi korporasi Indosat-Tri menjadi game changer bagi bisnis seluler di Indonesia. Sehingga Heru menilai XL perlu untuk mempertimbangkan rencana serupa, yakni melakukan konsolidasi atau merger.

"XL Axiata perlu menghitung dan mengambil langkah serupa. Misal konsolidasi dengan Smartfren. Atau konsolidasi dengan hasil konsolidasi Indosat-Tri. Sebab rencana konsolidasi Indosat-Tri akan jadi game changer bisnis seluler di Indonesia,” kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel