Xpress Air Logo Baru, Moto Baru dan Kantor Baru

  • Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNnews.com
    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNNEWS.COM - Hasil survey standar hidup baru yang dilakukan oleh Ipsos Business Consulting Indonesia cukup mengejutkan …

  • Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    Merdeka.com
    Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    MERDEKA.COM. Pemilihan umum legislatif telah berakhir. Fase selanjutnya ialah pemilihan presiden. Di fase kedua ini, dua partai politik dengan masing-masing capresnya dijagokan untuk juara yakni PDIP dengan Jokowi dan Gerindra dengan Prabowo.Dalam pileg lalu, berdasarkan hasil hitung cepat, dua partai ini menempati posisi empat besar peraup suara terbanyak bersanding bersama Golkar dan Demokrat. Namun, hanya PDIP dan Gerindra yang kini tengah menjadi sorotan di sektor bisnis karena figur …

  • Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura

    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura

    Tempo
    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura

    TEMPO.CO , Jakarta: Meski memiliki pasokan bahan baku kertas yang besar, Indonesia masih kalah dari Singapura dalam hal ekspor produk cetakan. Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Jimmy Junianto mengatakan saat ini nilai ekspor barang cetakan Indonesia baru mencapai US$ 226 juta, hanya seperenam dari nilai ekspor produk cetakan Singapura yang sebesar US$ 1,5 miliar. …

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Di tengah semakin tingginya tingkat kebutuhan masyarakat akan layanan penerbangan, beberapa perusahaan penerbangan terus melakukan pembenahan dan terobosan baru. Tak terelakkan, tingkat persaingan pun semakin tinggi saat ini, kini Express Air mulai berbenah dan akan meramaikan penerbangan di Indonesia dan tidak terbatas wilayah Timur semata.  

Apalagi pada bulan April 2012 express air berganti kepemilikan yang diikuti perombakan management. Sejak keputusan tersebut dibuat express air mulai berbenah diri untuk menghadapi persaingan transportasi udara yang semakin kompetitif.

Express Air adalah maskapai penerbangan Indonesia yang berbasis di Makassar. Fokus dari maskapai penerbangan ini adalah wilayah timur Indonesia. Penghubung utamanya antara lain Jayapura, Manado, Sorong, Ternate and Makassar. Express Air dikategorikan dalam kategori 2 oleh Otoritas Penerbangan Sipil Indonesia untuk kualitas keamanan penerbangan.

Bahkan Express air kini menjalin kerjasama dengan PT. ANI (Aero Nusantara Indonesia) guna memastikan kalau pesawat Express air selalu dalam keadaan prima.

Menurut Siti Khodijah, selaku Direktur Niaga Express air mengatakan, tantangan dunia penerbangan saat ini dan dimasa mendatang kian ketat.

"Jadi penampilan merupakan citra yang harus dijaga dalam dunia bisnis. Terlebih dalam jasa industri penerbangan, kesan yang meyakinkan dan represntative tentu menjadi daya tarik utama agar timbul rasa persaya diri dan kenyamanan bagi pengguna jasa," ujar Siti Khodijah saat ditemui dalam soft Opening Office  Express air di Chaze Plaza, Jl. Jendral Sudirman, Jakarta, Kamis (19/2012)

Tahun 2013 kata Khodijah, Express air akan melirik dan melayani penumpang ke luar negeri, yakni China, Kuala Lumpur dan India, tidak ketinggalan wilayaah Timur.

"Raja Ampat semua sudah tahu, jika bandara di Raja Ampat dibuka, maka dengan senang hati dunia transportasi akan tahu bahwa Express air akan melayani penerbangan disana dengan menggunakan pesawat Dornier 328, Jadi kita akan membuka  transportasi dan cakrawla transportasi di dunia pariwisata," ujar wanita berkacamata dan berpenampilan muslimah ini.

Khodijah menambahkan, diakhir tahun ini Expres air menggunakan logo baru yakni burung cendrawasih sebagai salah satu fauna asli papua
logo burung cendrawasih asli Indonesia bagian timur.

"Dengan logo baru ini Express air mencerminkan kedewasaan, keanggunan dan kemewahan serta besarnya kepedulian terhadap Indonesia, itu merupakan bagian dari citra yang harus dijaga dalam dunia bisnis penerbangan," tegasnya.

Tak mau ketinggalan dengan bergantinya logo Express air pun mengganti semboyan yang semula 'Its Time to Fly' menjadi "Terbanglah Indonesia".

"Kami berusaha untuk melayani mempersembahkan layanan terbaik dengan rute domestik dan internasional. kami ingin membawa nama Indonesia terbang bersama armada kami dari dan ke mancanegara," janjinya.

Saat ini Xpress Air memiliki 6 Boeing 737 dan 6 unit Drnier 328. Bahkan dalam waktu dekat X Press air akan menambah beberpa armada pesawat Boeing 737.

"Kini pesawat tersebut sedang dalam proses pengadaan di kementeriaan Perhubungan RI. Pesawat-pesawat tersebut rencananya akan digunakan untuk menerbangi rute-rute Domestic ddan Internasional," paparnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...