Yamaha Bikin Maverick Vinales Kecewa

·Bacaan 1 menit

VIVAMaverick Vinales bicara blak-blakan soal kekecewaan kepada Yamaha. Itu yang menjadi sebab dia memilih mengakhiri kontrak lebih cepat sampai akhir MotoGP 2021.

Sedianya kontrak pembalap asal Spanyol bersama Yamaha MotoGP masih sampai 2022. Tapi kemudian kedua belah pihak sepakat untuk berpisah jalan.

Yamaha bukanlah tim baru bagi Vinales. Sudah sejak 2017, pembalap yang kini berusia 26 tahun itu bergabung. Banyak momen yang mereka lalui bersama.

Vinales berbicara jujur soal keputusan ini. Menurut dia, Yamaha tidak bisa membuat dia mengeluarkan potensi terbaik yang dimiliki sebagai pembalap.

Banyak kendala teknis yang dia alami ketika menunggangi motor Yamaha di lintasan MotoGP. Dan semua masalah itu tak bisa ditangani dengan baik oleh pabrikan.

"Saya lebih kecewa dari segi teknis, bukan sumber daya manusianya. Saya sangat menghargai orang di Yamaha," kata Vinales, dikutip dari Speedweek.

"Tapi, untuk urusan teknis saya tekankan, pada tahun sebelumnya juga di 2018 sangat sulit bagi saya. Kami sempat mendapat solusi di 2019, tapi di 2020 kami melakukan perombakan lagi," imbuhnya.

Pergantian motor dilakukan untuk MotoGP 2021. Dan itu membuat Vinales seolah kehilangan arah lagi. Sulit baginya untuk tampil maksimal.

Situasi ini membuatnya kesal sehingga memilih untuk mengakhiri kontrak lebih cepat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel