Yamaha Diinvestigasi Atas Dugaan Mesin Ilegal

Oriol Puigdemont
·Bacaan 2 menit

Mengawali musim 2020, Yamaha dibayangi masalah keandalan mesin usai Valentino Rossi dan Franco Morbidelli tersingkir dari MotoGP Spanyol dan Andalusia lantaran kerusakan motor. Analisis saat itu menyimpulkan adanya kesalahan katup dari pemasok sekunder.

Karena aturan pembekuan mesin, Yamaha tidak dapat membuka segel mesin untuk memperbaiki persoalan tersebut, meski sempat meminta kepada MSMA (Motor Sport Manufacturer Association/Asosiasi Pabrikan) dengan alasan keamanan, tetapi kemudian menarik permintaannya.

Sejak seri Jerez, diketahui bahwa pembalap Yamaha telah memakai mesin mereka dengan sedikit dimatikan untuk menghindari masalah berulang.

Kendati demikian, tak semua mesin dalam masing-masing alokasi untuk Rossi, Morbidelli, Maverick Vinales dan Fabio Quartararo menampilkan katup yang menyinggung.

Kini, pabrikan garpu tala sedang diinvestigasi lantaran menggunakan mesin dengan katup yang tidak ada di mesin sampel, saat diserahkan ke Direktur Teknis MotoGP untuk homologasi pramusim.

Yamaha bahkan juga sudah menghapus permintaannya ke MSMA setelah pabrikan lain meminta dokumentasi dari pemasok katup yang mengonfirmasi kesalahan produksi.

Baca Juga:

Yamaha Ingin Rossi Bersiap untuk MotoGP Eropa

Sanksi dari investigasi ini dapat berdampak besar pada asa Yamaha terhadap gelar juara, yang mana Quartararo, Vinales dan Morbidelli hanya terpaut 25 poin dari pemuncak klasemen sementara, Joan Mir.

El Diablo memenangi dua balapan pembuka di Jerez, sedangkan Top Gun merebut podium tertinggi di Misano 2, serta Franky berjaya pada seri Misano 1 dan Aragon 2 - menjadikan Yamaha sebagai pabrikan paling sukses musim ini.

Semua pembalap Yamaha telah membuka segel lima mesin yang dialokasikan musim ini, walau Vinales tampaknya paling kesulitan lantaran mencatatkan jarak tempuh paling banyak dengan mesin keempat dan kelimanya.

Andai segel mesin keenam dibuka dalam tiga balapan terakhir, maka Spaniard pun terpaksa harus start dari pit lane.

Belum ada komentar lebih lanjut dari Yamaha perihal penyelidikan dugaan mesin ilegal yang sedang dilakukan. Yang pasti, investigasi ini menambah masa sulit bagi pabrikan Jepang, mengingat Rossi sebelumnya absen karena COVID-19 dan kemungkinan melewatkan MotoGP Eropa akhir pekan ini.

Jika The Doctor dinyatakan tidak fit, maka dia akan digantikan pembalap World Superbike, Garrett Gerloff.