Yamaha Mio Fino 'Retro', Optimis Rebut Pasar Skutik

Setelah lama dinanti-nantikan, skutik bergaya retro Yamaha Mio Fino diluncurkan di dua tempat berbeda, di Kuta - Bali dan Ciwalk Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/1). PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) merasa optimis Mio Fino bakal menggebrak pasar matic.

Dalam keterangan resminya, Yamaha mengambil tagline 'Mio Fino, Fashionable Matic', dan skutik ini lebih ditujukan untuk wanita muda yang dinamis dan penuh gaya. Menurut Dyonisius, atau yang akrab disapa Dion, Mio Fino sesuai dengan karakter anak-anak muda, khususnya wanita.

"Arti Mio itu sendiri berarti cantik. Mio Fino pun memenuhi kebutuhan wanita yang ingin tetap cantik saat naik motor," ujar Dion.

Skutik retro ini berkapasitas 113 cc, 4-langkah, 2 valve, SOHC, dan berpendingin kipas. Mesinnya mampu menghasilkan tenaga hingga 8,35 PS di putaran 8.000 rpm dengan torsi puncak mencapai 7,84 Nm di 7.000 rpm.

Fino sudah dilengkapi Automatic Headlight On (AHO), fuel meter, speedometer, front pocket, CVT engine dan tail light. Skutik retro modern fashionable anyar ini siap dipasarkan mulai bulan Februari.

Mio Fino terdiri dari dua varian, yakni Sporty yang dijual Rp 13,5 juta dan Fashion dengan banderol harga Rp 13,65 juta. Secara keseluruhan Fino menawarkan tujuh warna pilihan, yakni Fashion Cyan, Fashion Pink, Classic Red, Classic Black, Sports Black, Sports Blue dan Sports Red.

Perbedaan Fino Indonesia dengan Fino Thailand terletak pada posisi lampu senja dan lampu utama. Posisi lampu senja Fino Indonesia lebih stylish dengan bingkai (frame) dan aksen warna krom. Lampu utama Fino Indonesia diberikan tudung atau penutup yang bentuknya maju ke depan seperti yang terdapat pada mobil-mobil klasik. Speedometer dan fuel meter Fino Indonesia dipisah agar terlihat unik dan mudah dimodifikasi.

Mio Fino Sporty memiliki paduan warna yang lebih berani (putih merah, putih biru dan hitam merah). Stripingnya lebih banyak, yang tersemat pada bodi belakang, konsol deck tengah, bodi depan hingga sepatboard.

Untuk mendukung kesan sporty diberikan aksen warna hitam di bagian lampu depan, jok, handle grip, velg dan pegangan belakang motor. Mio Fino sporty memiliki striping yang diberi warna merah di bibir velg. Stripingnya berbahan dasar cat bukan sticker.

Yamaha memilih striping cat karena melihat banyak konsumen yang memodifikasi dengan permainan striping baru hingga ke bibir velg. Sementara Mio Fino Fashion, stripingnya bernuansa pop ceria bergaya anak muda dengan aksen jepretan kamera blitz yang terinspirasi dari tren musik pop Korea yang saat ini melanda kaum muda tanah air.

Sedangkan Mio Fino Classic berkesan mewah dengan aksen warna kulit di jok dan handle grip. Permainan striping sangat minimalis, dan hanya menonjolkan logo Mio Fino 3D. Striping hanya terdapat pada bodi belakangnya.

Yamaha Indonesia menargetkan Mio Fino terjual 20 ribu unit perbulan. (kpl/nzr/bun)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.