Yang Hilang pada Perayaan Imlek 2021 di Kelenteng Eng An Kiong

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Malang - Perayaan Imlek 2021 berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Karena itu pula, suasana perayaan Tahun Baru China ini tidak meriah seperti tahun-tahun sebelumnya. Beberapa kegiatan yang biasanya selalu digelar, sekarang ini ditiadakan.

Di Kelenteng Eng An Kiong Malang misalnya, tidak ada pementasan Wayang Potehi maupun atraksi barongsai dalam perayaan Imlek tahun ini. Pengurus kelenteng juga meniadakan kegiatan Lontong Cap Go Meh yang biasanya rutin digelar saat imlek.

Perwakilan Pengurus Kelenteng Eng An Kiong, Prabowono mengatakan, jumlah warga yang datang untuk beribadah dibatasi hanya sebanyak 30 orang saja. Sebab bila tidak, bisa sampai 100-200 orang yang datang ke kelenteng.

“Tentu tidak meriah seperti sebelumnya. Mereka yang datang ke kelenteng sebelumnya sudah didata lebih dulu,” kata Prabowono di Malang, Jumat, 12 Februari 2021.

Warga diimbau untuk beribadah di rumah saja atau dapat pula beribadah secara virtual. Namun, pengurus tak bisa menolak bila ada warga berusia lanjut dan fanatik tetap memaksa datang langsung ke kelenteng.

“Kami tak berani menolak kedatangan yang tua-tua itu, tapi harus tetap sesuai protokol kesehatan,” ucap Prabowono.

Suasana kelenteng saat perayaan imlek tahun ini benar-benar lengang, tak ada hilir mudik umat berdoa di depan altar. Petugas keamanan kelenteng berjaga di depan pintu gerbang yang hanya dibuka satu sisi saja. Prosesi sembahyang hanya berlangsung sekitar 30 menit saja.

Sesuai Protokol

Seorang warga berdoa di depan altar Kelenteng Eng An Kiong, suasana kelenteng sangat sepi karena perayaan Imlek 2021 ini berlangsung di tengah pandemi (Liputan6.com/Zainul Arifin)
Seorang warga berdoa di depan altar Kelenteng Eng An Kiong, suasana kelenteng sangat sepi karena perayaan Imlek 2021 ini berlangsung di tengah pandemi (Liputan6.com/Zainul Arifin)

Meski sepi, personel Polres Malang Kota dan Kodim 0833 Kota Malang tetap menjaga perayaan imlek 2021. Apalagi sekarang juga sedang diterapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro.

“Ya sekarang memang lebih sepi, pengurus kelenteng sudah mengumumkan ke warga soal pembatasan,” kata Kapolres Malang Kota, Komisaris Besar Polisi Leonardus Simarmata saat berkunjung ke Kelenteng Eng An Kiong.

Aparat keamanan mengapresiasi perayaan Tahun Baru China itu tetap berjalan sesuai protokol kesehatan. Misalnya,warga datang ke kelenteng tetap memakai masker. Serta pengecekan suhu tubuh terhadap siapapun yang datang.

Termasuk kerelaan kelenteng meniadakan beberapa kegiatan yang berpotensi menghadirkan kerumuman warga. Situasi sepi di kelenteng sudah terpantau sejak beberapa hari sebelumnya. Menunjukkan warga benar-benar mau terlibat mencegah penyebaran Covid-19.

“Saya lihat sendiri tahun lalu perayaan imlek di sini meriah, sekarang sepi. Kami mengapresiasi pengurus kelenteng yang menerapkan aturan,” ujar Leonardus.

Saksikan video pilihan di bawah ini: