Yasonna Lantik Jenderal Andap Jadi Sekjen Kemenkumham

Hardani Triyoga, Edwin Firdaus
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly melantik Komjen Pol Andap Budhi Revianto sebagai Sekretaris Jenderal Kemkumham. Andap sebelumnya menjabat Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenkumham dan merangkap sebagai Pelaksana Tugas Sekjen menggantikan Bambang Rantam Sariwanto yang memasuki masa pensiun.

Posisi Irjen Kemkumham yang ditinggalkan Andap kini dijabat Razilu, yang sebelumnya Staf Ahli Menkumham Bidang Ekonomi.

Yasonna mengatakan jabatan yang diamanahkan kepada Andap dan Razilu sangat strategis dan punya tanggung jawab besar. Posisi Sekjen disebutnya sebagai motor penggerak kinerja Kemenkumham. Sementara, Irjen berperan melakukan pengawasan dan menjadi pengendali internal kinerja kementeriannya.

"Selamat kepada Pak Andap dan Pak Razilu, semoga Saudara mampu bersinergi dan berkolaborasi menjadi motor penggerak roda Kemenkumham. Tugas Pak Andap sebagai Sekjen tidak mudah. Tapi, dengan pengalaman yang dimiliki, saya percaya tugas tersebut dapat dijalankan dengan baik," kata Yasonna dalam keterangan pers yang diterima awak media, Kamis, 11 Maret 2021.

Yasonna meminta Razilu untuk memperbaiki kompetensi dan integritas para auditor. Hal itu dianggap penting untuk meningkatkan kinerja Kemenkumham.

"Sehingga ke depannya mampu memperbaiki kualitas hasil audit, review, dan evaluasi, yang pada akhirnya fungsi quality assurance dapat berkualitas dan berdampak positif bagi kemajuan Kemenkumham," jelasnya.

Selain Andap dan Razilu, Yasonna juga melantik Nugroho sebagai Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Utama. Selain itu, dilantik pula sejumlah Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham, serta sederet direktur lainnya.

Beberapa Kakanwil yang dilantik di antaranya Ibnu Chuldun (DKI Jakarta), Pujo Harinto (Riau), Yuspahruddin (Jawa Tengah), Budi Argap Situngkir (DI Yogyakarta), Imam Suyudi (Sumatera Utara), Sudjonggo (Jawa Barat), dan Meurah Budiman (Aceh).

Yasonna mengingatkan para pejabat Kemenkumham yang baru dilantik, termasuk Andap dan Razilu untuk senantiasa menunjukkan prestasi kerja.

Dia mengingatkan jajarannya untuk bekerja sesuai dengan aturan perundang-undangan.

"Saya minta kepada para pimpinan tinggi yang dilantik hari ini untuk bekerja on the track (sesuai jalur). Tunjukkan kemampuan dan prestasi dalam bekerja. Gunakan dasar hukum yang jelas dalam bekerja dan mengambil keputusan," kata Yasonna.

Yasonna lebih jauh menekankan jajarannya untuk menjaga integritas. Selain itu, politikus PDIP ini juga meminta jajarannya untuk memaksimalkan kemampuan manajerial, kolaborasi dan sinergi.

"Jangan ada yang bersungut-sungut, tunjukkan kinerja masing-masing. Gunakan kemampuan manajerial, kolaborasi, dan sinergi yang dimiliki. Perluas wawasan, jalin komunikasi dan koordinasi yang kuat, serta yang paling penting adalah menjaga integritas," ujarnya.