Yayasan Aktivis Iklim Greta Thunberg Sumbang Rp 1,7 Miliar untuk Vaksin COVID-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Aktivis iklim, Greta Thunberg mengatakan bahwa yayasannya akan menyumbangkan dana sebesar US $120.290 atau setara Rp 1,7 miliar untuk mendukung distribusi vaksin COVID-19 global yang lebih adil.

"Sekitar 1 dari 4 orang di negara berpenghasilan tinggi telah menerima vaksin COVID-19, dibandingkan dengan hanya 1 di lebih dari 500 orang di negara berpenghasilan rendah," kata Thunberg melalui Twitter, seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu (21/4/2021).

Thunberg juga sebelumnya sempat mengecam negara-negara yang disebut tidak mau berbagi vaksin COVID-19 dengan mereka yang memiliki minim akses ke obat-obatan.

Sementara itu, Thunberg juga mengungkapkan bahwa ia tidak berencana untuk hadir dalam konferensi iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang akan diadakan di Skotlandia pada November 2021.

Hal itu dikarenakan kekhawatiran bahwa ketidaksetaraan akses ke vaksin COVID-19 akan membuat banyak negara tidak dapat hadir.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Dirjen WHO Sambut Baik Langkah Thunberg Dukung Vaksin COVID-19 yang Adil

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Liputan6.com)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Liputan6.com)

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus pun menyambut baik langkah yang dilakukan Thunberg.

"Saya mendesak komunitas global untuk mengikuti teladan Greta dan melakukan apa yang mereka bisa," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, di Amerika Serikat, total 211.581.309 dosis vaksin COVID-19 telah diberikan di negara itu pada Senin pagi, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

Sebanyak 209.406.814 dosis vaksin telah diberikan pada 18 April, kata CDC.

Badan itu mengatakan 132.321.628 orang di AS telah menerima setidaknya satu dosis sementara 85.365.180 orang telah divaksinasi penuh pada 19 April.

Di Jepang, 25 persen dari 4,8 juta tenaga medis dan setidaknya lebih dari 13.000 warga lansia telah menerima dosis pertama vaksin COVID-19.

Kemudian di Hong Kong, sekitar 9,8 persen dari 7,5 juta penduduk telah divaksinasi COVID-19.

Infografis Yuk Kenali Cara Kerja Vaksin COVID-19

Infografis Yuk Kenali Cara Kerja Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Yuk Kenali Cara Kerja Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Berikut Ini: