Yayasan Indonesia Sentris luncurkan buku tentang Ibunda Jokowi

·Bacaan 1 menit

Yayasan Indonesia Sentris meluncurkan buku tentang Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sudjiatmi bertepatan dengan Hari Ibu yang jatuh pada Rabu (22/12).

Ketua Umum Yayasan Indonesia Sentris Alfi Rahmadi di sela peluncuran di Solo, Jateng, Rabu, mengatakan buku tersebut berjudul "Energi Sudjiatmi, Revolusi Mental Ibunda Presiden Jokowi".

Menurut Alfi yang juga berperan sebagai editor, buku tersebut menceritakan tentang kisah hidup Ibunda Jokowi, termasuk berbagai nasihat yang diberikan untuk anak-anaknya.

Baca juga: Presiden Jokowi nyekar di makam ibunda Sudjiatmi di Karanganyar

"Sebetulnya buku ini untuk kado yang akan diberikan ketika Ibu Sudjiatmi ulang tahun. Itu maksudnya memberikan kejutan, karena pembuatan buku tidak diketahui," katanya.

Ia mengatakan sebetulnya buku tersebut disusun sejak bulan Oktober 2019, namun dalam proses penyusunan tersebut Sudjiatmi meninggal dunia sehingga penyelesaiannya tertunda.

"Setelah sempat terhenti selama beberapa bulan akhirnya kami lanjutkan lagi, sebenarnya proses penulisan hanya memakan waktu empat bulan. Setelah selesai baru kemudian kami cetak sebanyak 2.000 eksemplar untuk kebutuhan peluncuran ini," katanya.

Baca juga: Presiden Jokowi ke Solo gelar tahlil doakan Ibunda Sudjiatmi

Sementara itu, pada peluncuran tersebut terlihat tiga saudara perempuan Presiden Jokowi, salah satunya Titik Relawati.

"Saya berterima kasih sekali atas peluncuran buku Ibu yang kelima ini. Semoga bermanfaat bagi masyarakat luas," katanya.

Ia mengatakan dalam buku tersebut juga terdapat beberapa nasihat Ibunda yang selalu diingatnya.

"Ada tiga nasihat ibu yang selalu disampaikan beliau, yakni disiplin, jujur dan tidak iri terhadap apa yang bukan miliknya," katanya.

Baca juga: Buku "Satu Malam di Baitullah Bersama Jokowi" diluncurkan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel