Yerusalem Bantu Pedagang Kota Tua Selama Ramadhan Hadapi Dampak COVID-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Yerusalem - Pemerintah Kota Yerusalem membuka berbagai kegiatan termasuk pertunjukan budaya untuk kepentingan warga Yerusalem Timur, untuk menghormati bulan suci Ramadhan bagi komunitas Muslim di Israel.

Selain itu, untuk membantu mereka yang terkena dampak krisis COVID-19 --termasuk pedagang Kota Tua yang terluka secara finansial karena kurangnya pariwisata sejak awal pandemi dan penguncian berturut-turut-- Kotamadya Yerusalem memungkinkan mereka untuk mendirikan kios-kios yang menjual barang di plaza Gerbang Nablus.

Menempatkan kios-kios di plaza memungkinkan pedagang untuk menjual barang dagangan mereka kepada orang yang lewat yang berkumpul di daerah menjelang shalat malam dan akhir puasa, di samping pasar yang didirikan di jalan yang mengarah ke gerbang, demikian seperti dikutip dari the Jerusalem Post, Senin (3/5/2021).

Pertunjukan Musik hingga Pemutaran Film

Anggota pasukan keamanan Israel berjaga saat seorang jemaah Palestina melaksanakan salat Jumat selama bulan suci Ramadan di tengah krisis pandemi coronavirus di luar kompleks masjid al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem (15/5/2020). (AFP/Ahmad Gharabli)
Anggota pasukan keamanan Israel berjaga saat seorang jemaah Palestina melaksanakan salat Jumat selama bulan suci Ramadan di tengah krisis pandemi coronavirus di luar kompleks masjid al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem (15/5/2020). (AFP/Ahmad Gharabli)

Mengikuti arahan Walikota Yerusalem Moshe Lion, kotamadya menambahkan kegiatan budaya di timur kota, mengadakan pertunjukan musik, pemutaran film, malam komunitas, pertunjukan jalanan, turnamen sepak bola lingkungan dan berbagai acara budaya, sosial dan olahraga yang kaya.

"Penerbitan izin perdagangan di plaza Gerbang Nablus dan penguatan kegiatan kebudayaan di timur kota merupakan hasil dari kebijakan pemkot untuk membantu seluruh penduduk Yerusalem Timur selama Ramadhan, agar mereka dapat menandai bulan dengan cara terbaik," kata Lion.

Dorongan perdagangan dan budaya di timur kota terjadi sesuai dengan kebijakan walikota, yang menempatkan penekanan khusus pada investasi besar-besaran di semua bidang kehidupan di kabupaten, termasuk meningkatkan infrastruktur, membangun ruang kelas, lembaga pendidikan dan memperkuat kegiatan sosial di kalangan pemuda kota.

Simak video pilihan berikut: