Yoga dalam Fotografi Dito Yuwono

Ghiboo.com - Sebuah pameran fotografi bertemakan Finding Stillness telah digelar sejak beberapa waktu lalu (Sabtu, 15/12) di Artsphere Gallery, kawasan Kemang, Jakarta Selatan, oleh Riza Pradito Yuwono.


Pameran Finding Stillness kali ini disuguhkan sebanyak 9 karya foto yang bernafaskan fotografi kontemporer, mengambil pesan yoga, bahasa visual yang secara universal mencerminkan keseimbangan dan ketenangan.


"Latar belakang ini diambil mengenai yoga yang menjadi persepsi modern sebagai pencarian ketenangan dalam gaya hidup," ujar Pradito Yuwono dalam pameran Finding Stillness di Kemang, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu.


Menurutnya, tawaran gagasan yoga ke dalam fotografi terkait keseimbangan dalam tubuh, pikiran, dan jiwa kemudian terlihat sangat pas untuk mengimbangi ritme kehidupan modern tersebut.


Di saat yang bersamaan, keberadaan yoga yang tidak terikat pada agama apapun itulah yang kemudian memudahkan banyak orang untuk melibatkan diri di dalamnya.


Selain itu, merepresentasikan adanya sikap dan pondasi yang kuat dalam menghadapi arus pertumbuhan dan perubahan yang tampak berjalan tanpa kontrol ini sama pentingnya dengan memiliki fleksibilitas atas arus perubahannya.


"Dalam kehidupan sehari-hari, saya pribadi terus menerus mencoba memiliki waktu untuk berhenti sejenak dan melihat ulang ke dalam diri dalam menghadapi seluruh arus perubahan yang deras, begitu juga dengan orang lain," tambahnya.


Dengan segala keterbatasan, Dito Yuwono melakukan postur yoga sendiri, dirinya mencoba memberikan pendekatan yang kontemplatif dan meditatif dengan cara lain.


Dalam seri foto ini, Ia meletakkan diri sebagai seseorang yang melihat orang lain mencoba menemukan ritme yang tepat bagi diri mereka masing-masing dalam menghadapi berbagai arus perubahan. Selain itu, sebagai saksi mata atas peristiwa negosiasi seseorang di tengah kekuatan fondasi dan kemampuannya beradaptasi menghadapi realita di hadapannya.


Pameran ini berlangsung dari 16 Desember hingga 12 Januari 2013.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.